;
Latar Belakang : Kanker serviks uteri merupakan salah satu penyebab utama kematian wanita yang berhubungan dengan kanker. Kemoterapi neoadjuvan bertujuan memperkecil massa tumor sehingga memungkinkan tindakan pembedahan radikal. HIF-1α diduga mempunyai peran kunci pada perkembangan kanker.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh kemoterapi neoadjuvan terhadap ekspresi HIF-1α pada kanker serviks uteri sebagai parameter penilaian respon kemoterapi.
Subjek dan metode : Penelitian dilakukan di Departemen Obstetri dan Ginekologi dan Bagian Patologi Anatomi RS Dr. Moewardi – Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tiga puluh ( 30 ) sampel kanker serviks yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dilakukan pemeriksaan ekspresi HIF-1α sebelum dan sesudah pemberian kemoterapi neoadjuvan 3 kali. Pemeriksaan menggunakan immunohistokimia. Analisis data menggunakan uji beda wilcoxon.
Hasil : Ekspresi HIF1-α sebelum pemberian kemoterapi neoadjuvan 5.10±1.174 sesudah pemberian kemoterapi neoadjuvan 4.00±1.174; p=0.000516; p=0.001 (p<0>Kesimpulan : Kemoterapi neoadjuvan berpengaruh menurunkan ekspresi HIF-1α pada kanker serviks uteri.
Kata Kunci : kemoterapi neoadjuvan, HIF-1α, kanker serviks uteri