Abstrak


ANALISIS POTENSI WISATA DAN PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK ARAHAN PENGEMBANGAN DESA WISATA PURBOSARI KECAMATAN NGADIREJO KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN 2023.


Oleh :
Kaltsum Hana Arini - K5419046 - Fak. KIP

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui potensi daya tarik objek wisata di Desa Purbosari Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung Tahun 2023, (2) Mengetahui partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Purbosari Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung Tahun 2023, serta (3) Mengetahui arahan pengembangan Desa Wisata Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian ini meliputi penilaian objek wisata, masyarakat, dan stakeholder pariwisata. Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling dan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan FGD. Analisis data dengan menggunakan metode skoring, model analisis interaktif Miles-Huberman, dan metode analisis SAST. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, empat objek wisata di Desa Purbosari memiliki tiga jenis tingkat potensial wisata, yaitu: objek wisata potensial rendah yakni Pasar Mataram, objek wisata potensial sedang yakni Kolam Cinta dan Kampung Peradaban, serta objek wisata potensial tinggi yakni Situs Liyangan. Kedua, Partisipasi masyarakat di Desa Purbosari memiliki tingkat partisipasi rendah/non-participation dengan kategori partisipasi terapi/therapy, untuk tahap perencanaan dan pelaksanaan serta tingkat partisipasi sedang/tokenism dengan kategori partisipasi penetraman/placation untuk tahap pengawasan dan evaluasi. Ketiga, Asumsi-asumsi stakeholder untuk arahan pengembangan desa wisata berjumlah 20 asumsi yang terletak pada kuadran II, III dan IV.Berdasarkan asumsi-asumsi stakeholder dalam pengembangan Desa Wisata Purbosari perlu dilakukan: (1) Penilaian potensi di tiap objek wisata secara berkala agar memudahkan dalam pemantauan dan penentuan arahan pengembangan; (2) Memperbanyak kegiatan kepariwisataan yang melibatkan masyarakat desa agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kegiatan kepariwisataan; (3) Peningkatan sarana dan prasarana desa wisata perlu diimbangi dengan kualitas dan kuantitas dari pelaku wisata serta dukungan yang kuat dari pemerintah desa. Penentuan arahan pengembangan pariwisata harus direncanakan dengan sebaik mungkin karena pengembangan desa wisata merupakan hal yang sangat penting untuk keberlangsungan pariwisata desa.