Abstrak


STUDI NILAI DAN KEKUATAN PEMBUKTIAN SAKSI TESTIMONIUM DE AUDITU DALAM TINDAK PIDANA PENCABULAN ANAK (STUDI PUTUSAN NOMOR 44/PID.SUS/2021/PN PLW)


Oleh :
Riska Putri Wardani - E0020385 - Fak. Hukum

Penelitian hukum ini bertujuan untuk mengkaji mengenai kesesuaian penggunaan saksi testimonium de auditu dengan ketentuan hukum acara pidana dan nilai kekuatan pembuktian dalam penggunaan saksi testimonium de auditu dalam pembuktian tindak pidana pencabulan anak. Pada dasarnya di dalam KUHAP telah diatur mengenai saksi dan keterangan saksi yakni keterangan yang disampaikan oleh saksi dalam persidangan harus keterangan yang ia dengar, ia lihat, dan ia alami sendiri. Tujuan penelitian hukum ini adalah untuk membuktikan apakah putusan Pengadilan Negeri Pelalawan Nomor 44/Pid.Sus/2021/Pn Plw telah sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana dan nilai pembuktian dari kesaksian testimonium de auditu.
 
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum doktrinal atau normatif. Penelitian ini bersifat perskriptif dan terapan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian studi kasus serta teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan metode analisa bahan hukum deduktif dengan silogisme. Cara pengumpulan bahan hukum dengan cara studi kepustakaan dan bahan hukum yang digunakan yaitu bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kesaksian testimonium de auditu tidak sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana dan kesaksian testimonium de auditu dalam Putusan Pengadilan Negeri Pelalawan Nomor 44/Pid.Sus/2021/Pn Plw memiliki nilai pembuktian sebagai alat bukti yang sah berupa alat bukti petunjuk. Namun, setelah adanya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 65/PUU-VIII/2010 nilai pembuktian kesaksian testimonium de auditu dapat dijadikan sebagai alat bukti keterangan saksi yang sah.