;

Abstrak


Pembelajaran fisika dengan metode inkuiri terbimbing dan inkuiri training ditinjau dari sikap ilmiah dan keingintahuan (Studi Kasus Pembelajaran Fisika pada Topik Listrik Dinamis Kelas X Semester 2 SMA Negeri 3 Pati Tahun Pelajaran 2008/2009)


Oleh :
R. Jaka Murapriyanta - S.83090813 - Pascasarjana

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) pengaruh pembelajaran dengan metode Inkuiri Terbimbing dan dengan metode inkuiri training terhadap prestasi belajar. (2) pengaruh antara tingkat sikap ilmiah tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar. (3) pengaruh antara tingkat keingintahuan tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar. (4) interaksi antara sikap ilmiah dengan metode pembelajaran inkuiri terbimbing dan inkuiri training terhadap prestasi belajar. (5) interaksi antara keingintahuan dengan metode pembelajaran inkuiri terbimbing dan inkuiri training terhadap prestasi belajar. (6) interaksi antara sikap ilmiah dengan keingintahuan terhadap prestasi belajar. (7) interaksi antara sikap ilmiah dan keingintahuan dengan metode pembelajaran inkuiri terbimbing dan inkuiri training terhadap prestasi belajar Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dilaksanakan pada bulan Februari – November 2009. Populasi adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 3 Pati tahun pelajaran 2008/2009, sejumlah 8 kelas. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling terdiri dari empat kelas. Dua kelas eksperimen 1 menggunakan metode inkuiri terbimbing yaitu kelas X1 dan X2 dan dua kelas eksperimen 2 menggunakan metode inkuiri training yaitu kelas X3 dan X4. Masing-masing kelas terdiri 34 peserta didik. Teknik pengumpulan data untuk prestasi belajar menggunakan metode tes, sikap ilmiah dan keingintahuan menggunakan metode angket. Uji hipotesis penelitian menggunakan ANAVA tiga jalan sel tak sama dengan bantuan software minitab 15. Uji lanjut ANAVA menggunakan uji Scheffe dengan bantuan software minitab 15. Berdasarkan hasil pengolahan data disimpulkan : ( 1) Ada pengaruh metode pembelajaran inkuiri terbimbing dan inkuiri training terhadap prestasi belajar ( Pvalue= 0,000), (2) ada pengaruh tingkat sikap ilmiah tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar (Pvalue=0,000), (3) ada pengaruh tingkat keingintahuan tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar (Pvalue=0,033), (4) tidak terdapat interaksi pada penggunaan metode pembelajaran inkuiri terbimbing ataupun training dan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar (Pvalue= 0,650), (5) tidak terdapat interaksi pada penggunaan metode pembelajaran inkuiri terbimbing ataupun training dan keingintahuan terhadap prestasi belajar ( Pvalue= 0,343), (6) tidak terdapat interaksi antara sikap ilmiah dan keingintahuan peserta didik terhadap prestasi belajar ( Pvalue = 0,717), (7) tidak terdapat interaksi antara metode pembelajaran menggunakan inkuiri terbimbing maupun training, sikap ilmiah, dan keingintahuan peserta didik terhadap prestasi belajar (Pvalue =0,785). Secara keseluruhan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode inkuiri terbimbing maupun inkuiri training berpengaruh terhadap prestasi belajar peserta didik, sikap ilmiah dan keingintahuan perlu diperhatikan dalam proses pembelajaran karena kedua variabel tersebut dapat berpengaruh terhadap prestasi belajar peserta didik.