Snack bar merupakan produk makanan ringan berbentuk batang yang terbuat dari campuran berbagai bahan seperti sereal, buah-buahan, kacang-kacangan yang kemudian diikat satu sama lain dengan bantuan bahan pengikat (binder). Bahan utama yang digunakan pada pembuatan snack bar adalah bungkil cokelat, popsorgum, keripik pisang, dan tepung kacang hijau. Bahan pengikat yang digunakan adalah air, margarin, susu skim, gula sukrosa, dan gula semut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi gula sukrosa dan gula semut terhadap karakteristik fisikokimia dan organoleptik snack bar berbahan dasar bungkil cokelat dan popsorgum. Penelitian ini menggunakan RAL dengan satu faktor yaitu variasi penambahan gula sukrosa dan gula semut dengan perbandingan 20,8:0; 16,7:4,2; 10,4:10,4; 4,2:16,7; dan 0:20,8. Data dianalisis menggunakan metode one way ANOVA dan apabila terdapat pengaruh (p <0>snack bar adalah snack bar F5 dengan karakteristik fisik warna L* sebesar 38,11 ⁰Hue, a* sebesar 11,53 ⁰Hue, b* sebesar 16,23 ⁰Hue, kekerasan 10,94 gf, karakteristik kimia kadar air 7,03%, kadar abu 1,92%, kadar lemak 31,99%, kadar protein 7,58%, kadar karbohidrat 61,43%, kalori 61,98 kkal/sajian (11 gram), kadar gula reduksi 29,69%, kesukaan organoleptik parameter warna 3,97, aroma 3,90, rasa 4,10, tekstur 3,97, dan keseluruhan 4,13.