;
Latar Belakang:
Testosteron memiliki peran penting dalam fertilitas pria. Kadar serum vitamin D
berhubungan dengan kadar testosteron serum. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui apakah pemberian suplementasi vitamin D3 400 IU dan 1000 IU setiap
hari selama 6 minggu dapat meningkatkan kadar serum vitamin D dan kadar serum
testosteron.
Metode: Dua puluh tujuh pria dengan infertilitas dibagi dalam 3
kelompok. Setiap kelompok mendapatkan terapi standar. Kelompok kontrol tidak
mendapatkan terapi tambahan. Dua kelompok lain mendapatkan terapi tambahan
yaitu suplementasi vitamin D3 dengan dosis 400 IU dan 1000 IU setiap hari
selama 6 minggu. Dilakukan pretest dan posttest untuk memeriksa kadar serum
vitamin D dan serum testosteron sebelum dan setelah intervensi.
Hasil: Kelompok kontrol (21,5 ± 6,1 à 21,0 ± 6,1 ng/mL) dan vitamin D3
400 IU (23,3 ± 4,4 à 26,1 ± 5,4 ng/mL) tidak mengalami perubahan kadar serum
vitamin D yang signifikan. Kelompok vitamin D3 1000 (23,7 ± 5,8 à 29,8 ± 4,7
ng/mL) mengalami peningkatan kadar serum vitamin D yang signifikan (p=0,004).
Semua kelompok baik kontrol (641,9 ± 145,5 ng/dL à 665,8 ± 228,5), vitamin D3
400 IU (541,1 ± 201,3 à 674,1 ± 276,8), dan vitamin D3 1000 IU (445,7 ± 142,9 à
600,1 ± 326,2) tidak mengalami perubahan kadar serum testosteron yang
signifikan.
Kesimpulan: Pemberian suplementasi vitamin D3 1000 IU/hari selama 6
minggu dapat meningkatkan kadar serum vitamin D (p<0>