Abstrak


Kesantunan Berbahasa pada Novel Kupu Wengi Mbangun Swarga Karya Tulus Setiyadi serta Relevansinya sebagai Bahan Ajar di SMP


Oleh :
Pratiwi Wulandari - K4217063 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: (1) wujud kesantunan berbahasa pada novel Kupu Wengi Mbangun Swarga; (2) penyimpangan maksim pada novel Kupu Wengi Mbangun Swarga; dan (3) relevansi hasil analisis kesantunan berbahasa pada novel Kupu Wengi Mbangun Swarga sebagai bahan ajar pembelajaran bahasa Jawa di kelas VII SMPN 7 Sukoharjo. Data dalam penelitian ini adalah dialog antartokoh dalam novel Kupu Wengi Mbangun Swarga yang terbit tahun 2020. Adapun sumber data dalam penelitian ini berasal dari dokumen berupa naskah novel Kupu Wengi Mbangun Swarga dan informan. Populasi dalam penelitian ini ialah siswa kelas VII SMPN 7 Sukoharjo. Sampel yang digunakan adalah 3 orang siswa dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik konten analisis dan teknik wawancara. Analisis data memakai teknik analisis interaktif (interactive model of analysis) yang dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1) lengkapnya keenam maksim kesantunan bebahasa Leech yang ditemukan dalam dialog antartokoh, sedangkan maksim yang paling banyak ditemukan yaitu maksim kesepakatan. (2) lengkapnya penyimpangan keenam maksim kesantunan berbahasa Leech yang ditemukan dalam dialog antartokoh, sedangkan pelanggaran maksim yang paling banyak ditemukan yaitu pelanggaran maksim penghargaan. (3) sesuainya relevansi antara hasil analisis kesantunan berbahasa yang terdapat pada novel Kupu Wengi Mbangun Swarga dengan bahan ajar handout materi teks pacelathon Kurikulum Merdeka kelas VII SMP.