Abstrak


Struktur Perletakan Tetrapod Untuk Stabilitas Muara Sungai Pada Jetty Luk Ulo


Oleh :
Gema Putri Habsari - I0120064 - Fak. Teknik

Pertemuan antara sungai dan laut disebut muara yang merupakan lingkungan vital bagi berkembang biaknya biota laut, khususnya ikan. Muara ini disukai untuk kegiatan industri dan komersial, termasuk pembangunan pelabuhan yang menguntungkan karena akses yang mudah terhadap transportasi laut. Namun, muara menghadapi tantangan seperti pengendapan sedimen yang menyebabkan dangkalnya saluran dan penutupan muara sungai. Muara Sungai Luk Ulo di Kabupaten Kebumen, Indonesia, khususnya terkena dampak angkutan sedimen dari pantai dan mengubah aliran sungai menuju kawasan budidaya udang. Untuk mengatasi masalah ini, di rencanakan Pembangunan jetty untuk menstabilkan muara. Studi ini berfokus pada Muara Sungai Luk Ulo, memanfaatkan data gelombang, pasang surut, dan bathimetri untuk merencanakan jetty secara efektif, menekankan pada susunan tetrapod yang tepat untuk mencegah muara tidak stabil. Penelitian yang menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan tetrapod, nilai porositas, dan susunan pelindung jetty. Temuan menunjukkan bahwa Muara Sungai Luk Ulo, yang memiliki ciri morfologi didominasi gelombang, rentan terhadap penutupan muara akibat dinamika transpor sedimen. Analisis data memberikan wawasan mengenai pasang surut, transport sedimen, perletakan tetrapod dan kebutuhan tetrapod yang sangat bermanfaat bagi proyek mendatang, sehingga memfasilitasi perancangan langkah-langkah pembanguanan jetty yang efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi informasi berharga untuk perencanaan pesisir, khususnya dalam penataan tetrapod secara teratur dan kebutuhan tetrapod.