;

Abstrak


Pengembangan Wellness Tourism Berbasis Tradisi Studi Kasus : Rumah Teh Surakartea


Oleh :
Naufal Hanif Saifuddin - S702008005 - Fak. Ilmu Budaya

Pengembangan “wellness tourism” berbasis tradisi minum teh dan potensi faktor urgensi didirikan Rumah Teh Surakartea di Kota Surakarta. Penelitian dilakukan melalui studi lapangan dengan obesrvasi dan pengamatan langsung, selanjutnya dikumpulkan data dengan metode deskriptif kualitatif. Data didapatkan dari hasil wawancara maupun observasi baik secara lisan maupun tulisan yang dipaparkan dalam bentuk uraian. Teknik pengumpulan data dengan observasi, validitas data menggunakan triangulasi, dan mempergunakan teknik analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wellness tourism berbasis tradisi minum teh di Rumah Teh Surakartea berbentuk paket wisata, dengan nama “Paket Wisata Wellness Berbasis Tradisi Surakartea”. Paket wisata terdiri dari kegiatan minum teh dengan diiringi live music gamelan dan tari, dilanjutkan dengan walking tour di area perkampungan Keraton Kasunanan. Potensi dalam mengembangkan wellness tourism berbasis tradisi minum teh di Rumah Teh Surakartea dilakukan: Pertama, Kota Surakarta sebagai kota budaya yang tradisinya telah mengakar pada kehidupan masyarakat. Kedua, Kota Surakarta juga telah ditunjuk sebagai salah satu basis dalam mengembangkan Wisata Kebugaran. Ketiga, potensi tradisi minum teh memiliki prospek pada segi kesehatan, pengembangan nilai budaya dan peningkata nilai ekonomi.