Abstrak


Pengaruh Variasi Sudut Pengapian dan Durasi Injeksi Bahan Bakar Penggunaan Ecu Berbasis Arduino Terhadap Torsi, Daya, dan Emisi Gas Buang Motor 110cc FI


Oleh :
Muhammad Andito Yogatama - K2520050 - Fak. KIP

Penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui pengaruh sudut pengapian dan durasi injeksi bahan bakar penggunaan ECU berbasis arduino terhadap torsi, daya, dan emisi gas buang motor 110cc FI, serta mengetahui konfigurasi terbaik variasi sudut pengapian dan durasi injeksi bahan bakar untuk mendapatkan torsi dan daya yang maksimal dan emisi gas buang yang paling minimal. Dalam penelitian yang dilakukan, peneliti menggunakan metode eksperimen. Data penelitian ini diperoleh dengan melakukan pada sampel sepeda motor Honda Vario 110cc FI tahun 2014. Variabel bebas berupa ECU standar, ECU programmable berbasis arduino dengan variasi sudut pengapian +2o, +4o, +6o, +8o, +10o BTDC dengan variasi durasi injeksi bahan bakar +5%, +10%, +15?n bahan bakar pertamax RON 92. Variabel terikat yang digunakan dalam penelitian adalah berupa torsi maksimum poros roda, daya maksimum poros roda yang diukur dengan dynamometer dan emisi gas buang (HC dan CO) yang diukur menggunakan gaz analyzer. Pengujian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari variasi sudut pengapian dan durasi injeksi bahan bakar penggunaan ECU programmable berbasis arduino. Hasil penelitian ini adalah: (1) Torsi paling maksimal didapatkan pada variasi sudut pengapian +4o dan durasi injeksi +5% sebesar 16,98 N.m, naik sebesar 1,38 N.m atau naik 8?ri kondisi standar. (2) Daya paling maksimal didapatkan pada variasi sudut pengapian +2o dan durasi injeksi bahan bakar +10% naik sebesar 0,23 HP atau naik 3?ri kondisi standar. (3) Emisi gas hidrokarbon (HC) paling optimal didapatkan pada variasi sudut pengapian +2o dan durasi injeksi +5% sebesar 212,33 ppm turun 268,37 ppm dengan signifikansi penurunan 56?ri kondisi standar, emisi gas karbon monoksida (CO) didapatkan konfigurasi terbaik pada variasi sudut pengapian +2o dengan variasi durasi injeksi pada +5%. sebesar 3,09% turun 1,3?ngan signifikansi penurunan 41?ri kondisi standar. (4) Konfigurasi terbaik dari penggunaan ECU programmable berbasis arduino berada pada variasi sudut pengapian +2o dan durasi injeksi bahan bakar +5%.