Abstrak


Analisis Penyebab Keterlambatan Proses Produksi Garmen dengan Metode Diagram Fishbone dan Failure Mode and Effect Analysis di PT PB


Oleh :
Muhammad Ferdiansyah - F0220086 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Di dalam manajemen operasi, supply chain internal  memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan proses produksi perusahaan dari bahan baku menjadi produk jadi. Di dalam PT PB, distribution center memiliki peran menjadi penghubung antara cutting dengan line atau sewing masih terdapat permasalahan keterlambatan supply chain bahan baku ke pada line atau sewing karena shell atau pocket yang tidak lengkap atau kurang. Permasalahan tersebut mengakibatkan target atau output perusahaan tidak tercapai dan produktivitas perusahaan menurun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dimana peneliti terjun secara langsung menangani permasalahan ini. Metode pengumpulan data didalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah diagram fishbone digunakan untuk menganalisis permasalahan penyebab keterlambatan dan metode failure mode and effect analysis digunakan untuk mengidentifikasi potensi penyebab keterlambatan berdasarkan nilai RPN tertinggi yang kemudian diberikan usulan perbaikannya. Berdasarkan hasil perhitungan dari FMEA nilai RPN tertinggi yang menjadi penyebab masalah dominan dan usulan perbaikannya yaitu, rak kurang luas (faktor machine) dengan skor 288 solusi modifikasi rak dan penataan layout rak ulang, kurang teliti dan ceroboh karena kurang adanya pengawasan (faktor man) dengan skor 280 solusi dibentuknya pengawas yang bertugas sebagai alokasi panel ke rak, penutupan kode produksi style lain karena panel hilang dan tidak lengkap (faktor material) dengan skor 216 solusi pencatatan pada buku penutupan KP, dan kesalahan prosedur kerja (faktor method) dengan skor 192 solusi briefing ulang terkait SOP distribution center.