Abstrak


Analisis Risiko Seismik Struktur Jembatan Prof. Ir. KRMT Wreksodiningrat Dengan Pembentukan Kurva Kerapuhan Berbasis Metode Pushover


Oleh :
Vito De Caprio Matius Hutabalian - I0120171 - Fak. Teknik

Gempa bumi merupakan ancaman signifikan terhadap stabilitas infrastruktur, terutama bagi Indonesia, yang terletak di Cincin Api Pasifik. Penelitian ini mengkaji ketahanan struktur jembatan terhadap beban seismik. Dengan menggunakan analisis pushover, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan potensial yang mungkin terjadi. Studi ini menggunakan perangkat lunak analisis struktur untuk pemodelan dan penerapan beban. Beban pushover diterapkan dalam dua arah: sumbu x (longitudinal) dan sumbu y (transversal). Hasil dari penerapan beban ini  mencakup kurva kapasitas dan spektrum kapasitas. Hasil ini kemudian diproses menjadi kurva fragilitas yang menunjukkan kemungkinan tingkat kerusakan akibat gempa bumi. Temuan menunjukkan bahwa titik leleh struktur di bawah beban arah-x terjadi pada nilai perpindahan 0,33708 m dan nilai geser dasar 180197,32 kN. Dalam arah y, nilai perpindahan dan geser dasar pada titik leleh adalah 1,4091 m dan 44410,8 kN, masing-masing. Berdasarkan kurva fragilitas yang diperoleh untuk percepatan gempa maksimum di wilayah Yogyakarta (Sa = 0,4575), kondisi kerusakan untuk kurva fragilitas seismik arah-x untuk tingkat kerusakan ringan, sedang, luas, dan total memiliki nilai persentase di bawah 0%. Untuk kurva fragilitas seismik arah-y di bawah kondisi gempa maksimum, tingkat kerusakan untuk masing-masing tingkat struktur adalah 99,66%, 92,41%, 74,92%, dan 19,20%.