Abstrak


Laporan Tugas Akhir Pembuatan Grafena dari Limbah Rotan dengan Metode Turbulance Assisted Shear Exfoliation (Tase) Termodifikasi


Oleh :
Dyah Ayu N. P. - V2621015 - Sekolah Vokasi

Pemanfaatan limbah rotan perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan karena jumlah limbah ini akan bertambah seiring meningkatnya produksi mebel. Karbon dari rotan dapat diolah menjadi bahan baku alternatif dalam pembuatan grafena. Grafena memiliki potensi yang dapat diaplikasikan pada berbagai bidang, seperti baterai di bidang penyimpanan energi dan campuran beton di bidang sipil.

Pembuatan material grafena diperlukan metode yang tepat dalam proses sintesis grafena salah satunya  metode Turbulence Assisted Shear Exfoliation (TASE) karena proses sintesisnya sederhana dan tidak menggunakan bahan kimia berbahaya, sehingga lebih ramah lingkungan apabila dibandingkan dengan metode hummer. Metode Turbulence Assisted Shear Exfoliation (TASE) adalah proses sintesis grafit menjadi grafit oksida dengan surfaktan menggunakan blender. Grafit oksida yang dihasilkan Metode ini dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi dan biaya produksi grafena yang rendah, tidak menggunakan bahan kimia yang beracun dan berbahaya, dapat diproduksi dalam skala besar, serta menghasilkan grafena dengan kualitas yang tinggi. 

Karakteristik kualitas material grafena dapat dilihat melalui uji FTIR, SEM-EDX, dan Spektroskopi Raman. Pada uji FTIR material sampel menunjukan bahwa ikatan pada pengujian FTIR yang telah diujikan yang paling baik yaitu grafena variasi zinc 0,8 gram. Hasil uji SEM-EDX morfologi grafena dengan variasi zinc 0,8 gram yang menghasilkan grafena bergelombang tipis dengan bentuk yang tidak beraturan, serta memiliki kandungan unsur C dan O yang paling tinggi dibandingkan variasi yang lain. Hasil uji Raman Spectroscopy diperoleh hasil ID/IG sebesar 0,86. Dimana hasil tersebut dapat menentukan kualitas sampel yang dihasilkan. Semakin rendah nilai ID/IG maka kualitas sampel lebih baik dengan defect dan impuritas yang lebih rendah, Serta terdapat puncak 2D dalam sampel grafena sebesar 2.244,53 cm-1.

Pada tugas akhir ini, dilakukan perhitungan analisis ekonomi dengan basis 50  gram/bulan dan diperoleh nilai Return Of Investment (ROI) 59,57%, Pay Out Time (POT) 1,4 tahun, Break Even Point(BEP) 42,23%, dan Shut Down Point(SDP) 32,29%.