;

Abstrak


Kajian Panoptik dan Etik atas Notaris yang Menerbitkan Akta Berisi Keterangan Palsu pada Perjanjian Pengikatan Jual beli Tanah


Oleh :
Fany Dwi Nurlita - S352202016 - Fak. Hukum

ABSTRAK

 

FANY DWI NURLITA. S352202016. 2024. KAJIAN PANOPTIK DAN ETIK ATAS NOTARIS YANG MENERBITKAN AKTA YANG BERISI KETERANGAN PALSU PADA PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI TANAH. Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian panoptik dan kajian etik atas Notaris yang menerbitkan akta dalam hal ini yaitu Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang berisi keterangan palsu pada Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah. Jenis penelitian yang digunakan berdasarkan judul dan rumusan masalah pada penulisan hukum ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan kasus (case approach). Jenis bahan hukum dalam penelitian hukum ini dibedakan menjadi dua, yaitu berupa bahan-bahan hukum primer dan bahan-bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan dalam penulisan hukum ini yaitu teknik studi kepustakaan (library research) terhadap bahan-bahan hukum, baik terhadap bahan hukum primer maupun sekunder. Bahan hukum yang telah diolah kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis silogisme deduktif, yaitu pengolahan bahan hukum dengan cara menjelaskan suatu hal yang bersifat umum kemudian menariknya menjadi kesimpulan yang lebih khusus. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa kajian Panoptik atas Notaris yang menerbitkan akta berisi keterangan palsu pada Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah telah dilaksanakan dengan baik oleh Majelis Pengawas Notaris dalam hal pola pengawasan terhadap perilaku Notaris. Kajian Etik atas Notaris yang menerbitkan akta berisi keterangan palsu pada Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah, merupakan kesalahan yang dilakukan oleh Notaris itu sendiri atas perilakunya yang menunjukkan bahwa Notaris yang bersangkutan tidak memiliki etika yang baik dalam menjalankan tugas dan jabatannya untuk melayani masyarakat.