Section Unit Planning
merupakan bagian dari Production Control Division yang bertanggunng jawab atas
kelancaran proses produksi mesin (TR & NR). Permasalahan yang dihadapi
Section Unit Planning adalah proses kalkulasi
kebutuhan part impor yang kompleks dan membutuhkan banyak waktu.
Mengatasi permasalahan ini, diperlukan software
berbasis VBA untuk membantu user mencapai
proses yang lebih efisien. Scrum merupakan kerangka kerja yang tepat digunakan karena
memungkinkan proses pengembangan software dapat beradaptasi
dengan perubahan kebutuhan dan prioritas secara cepat. Kerangka kerja Scrum
dimulai dari pendefinisian user requirement, penentuan prioritas, dan
fase pengembangan (Sprint) yang terdiri dari daily meeting, review,
dan retrospective yang dilakukan secara iteratif hingga semua user
requirement terpenuhi. Kerangka kerja ini terbukti efektif dalam
pengembangan software dengan tercapainya peningkatan efisiensi waktu
sebesar 75% setelah menggunakan sistem yang dikembangkan dan dapat
diimplementasikan untuk proses procurement serupa, seperti area vehicle
dan component knocked down (CKD) yang ada di Production Control Division
PT TMMIN.