Air
merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting di Bumi, dan tersedia
dalam berbagai bentuk dan tempat. Akan tetapi, banyak terjadi kekeringan dan
kelangkaan air bersih akibat perubahan iklim dan pemanasan global. Untuk itu,
dibutuhkan suatu upaya untuk mengatasi
masalah ini, dan salah satu teknologi untuk mengatasi nya adalah dengan
menggunakan sistem desalinasi dengan bantuan energi matahari yaitu menggunakan solar
still.Pengembangan teknologi solar still sendiri masih jauh untuk
memenuhi kebutuhan air yang diperlukan
saat ini.Maka dari itu, penelitian lebih lanjut mengenai peningkatan efisiensi
dan produktivitas hasil distilat dilakukan pada penelitian kali ini.Penelitian
ini berfokus pada penggunaan horizontal cylindrical fin (HCF) dan thermal
energy storage berupa penambahan phase change material (PCM) untuk
meningkatkan efisiensi termal dan produktivitas dari solar still.Penelitian
ini dilakukan dengan eksperimen yang membandingkan efisiensi termal dan
produktivitas hasil distilat antara alat desalinasi surya konvensional dengan
alat desalinasi yang dilengkapi HCF dan PCM dengan menggunakan variasi
ketinggian air.Hasil dari penelitian ini menunjukan alat desalinasi yang
dilengkapi dengan HCF yang berisi PCM dengan variasi ketinggian air memiliki efisiensi
termal dan produktivitas hasil distilat yang lebih besar dibandingkan desalinasi
surya konvensional.Hasil ini menunjukan HCF meningkatkan efisiensi yang
diakibatkan oleh penambahan luas permukaan perpindahan panas dan PCM membantu
meningkatkan produktivitas.