Abstrak


Pengaruh Physical Vanity dan Achievement Vanity terhadap Compulsive Buying Behaviour, dengan Brand Consciousness dan Materialism sebagai Pemediasi (Studi Komparasi pada Konsumen Produk Pakaian dan Sepatu di Indonesia)


Oleh :
Ervina Sasadhara - F0220048 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini menguji pengaruh physical vanity dan achievement vanity terhadap compulsive buying behaviour, dengan brand consciousness dan materialism sebagai pemediasi. Sampel diambil masing-masing minimal 150 responden dari individu yang berusia 18-33 tahun di Indonesia yang berniat, pernah, atau sering membeli produk pakaian dan sepatu, sehingga didapati total sampel sejumlah 305 responden dengan 151 responden pembelian pakaian dan 154 responden pembelian sepatu. Structural Equation Modelling (SEM) melalui Smart PLS menjadi alat statistik yang digunakan untuk menguji pengaruh antar variabel yang dikonsepkan. Hasil penelitian mengindikasi bahwa: physical vanity secara positif dan signifikan memengaruhi brand consciousness dalam pembelian pakaian, sepatu, serta pakaian dan sepatu (all), physical vanity secara positif dan signifikan memengaruhi materialism dalam pembelian pakaian, sepatu, serta pakaian dan sepatu (all), brand consciousness secara positif dan signifikan memengaruhi compulsive buying behaviour dalam pembelian pakaian dan sepatu (all), dan materialism secara positif dan signifikan memengaruhi compulsive buying behaviour dalam pembelian pakaian, sepatu, serta pakaian dan sepatu (all). Dari dua variabel yang dikonsepkan (physical vanity dan achievement vanity), hanya physical vanity yang ditemukan berpengaruh secara positif pada niat compulsive buying baik pada perilaku pembelian pakaian, sepatu, serta pakaian dan sepatu (all). Uji mediasi mengindikasi bahwa hanya materialism yang memediasi hubungan antara physical vanity dengan compulsive buying behaviour dalam pembelian sepatu serta pakaian dan sepatu (all). Brand consciousness hanya memediasi hubungan antara physical vanity dengan compulsive buying behaviour dalam pembelian pakaian dan sepatu (all). Penelitian ini selain mendiskusikan hasil penelitian yang signifikan juga mendiskusikan hasil yang tidak signifikan. Lebih lanjut, penelitian ini juga mendiskusikan implikasinya, baik secara praktis maupun teoritis, serta peluang untuk penelitian kedepan.