Abstrak


Analisis Usahatani Budidaya Tanaman Kacang Panjang (Vigna Sinensis) di Desa Adimulyo Kabupaten Kebumen


Oleh :
Bagas Dwi Widiansyah - V4121024 - Sekolah Vokasi

Budidaya tanaman kacang panjang (Vigna sinensis) mempunyai potensi pasar yang sangat terbuka dan memiliki nilai ekonomis. Dilihat dari segi ekonomi, kacang panjang mempunyai kekuatan yang besar di pasar karena permintaannya yang cukup tinggi. Kacang panjang (Vigna sinensis) memiliki harga yang relatif stabil, yang menjadikan peluang bagi petani untuk selalu melakukan budidaya sepanjang musim. Salah satu upaya yang dilakukan dengan melihat peluang pasar yang baik adalah melakukan kegiatan budidaya tugas akhir yang dilaksanakan di Desa Adimulyo Kabupaten Kebumen dengan tujuan mendapatkan pengalaman, pengetahuan, ketrampilan serta dapat memahami dan mempraktikkan kegiatan budidaya dan wirausaha budidaya tanaman kacang panjang (Vigna sinensis). Metode pelaksanan yang digunakan berupa praktik lapang, metode obeservasi, studi pustaka, dan analisis data. Kegiatan budidaya mencakup pengolahan lahan yang terdiri dari sanitasi lahan, penggemburan tanah, pembuatan bedengan, pemupukan dasar, dan pemasangan lanjaran/ajir. Kemudian dilakukan kegiatan penanaman serta perlu dilakukan perawatan/pemeliharaan tanaman berupa penyiraman, penyulaman, penyiangan, pemupukan susulan, dan pengendalian hama maupun penyakit. Kegiatan terakhir dalam proses budidaya kacang panjang yaitu panen dan pascapanen dengan melakukan sortasi, grading, dan pengemasan. Setelah proses budidaya tanaman selesai maka selanjutnya dilakukan proses pemasaran yang meliputi kegiatan analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunties, dan threats) terhadap produk hasil budidaya. Langkah selanjutnya yaitu melakukan analisis pendekatan STP (segmention, targeting, dan positioning). Selain dengan pendekatan STP dalam pemasaran kacang panjang juga menggunakan strategi bauran pemasaran atau marketing mix yang dapat ditinjau dari 4P (product, price, place, dan promotion). Kegiatan terkahir yang dilakukan pada budidaya kacang panjang (Vigna sinensis) yaitu melakukan analisis usahatani dengan komponen biaya, penerimaan, keuntungan, BEP (Break Event Point) serta untuk mengetahui usahatani yang dilakukan layak dan menguntungkan maka perlu dilakukan perhitungan kelayakan usaha. Berdasarkan perhitungan R/C ratio dan B/C ratio, hasil analisis usahatani kacang panjang dinyatakan layak dan menguntungkan karena nilai dari R/C ratio > 1 yaitu sebesar 1,48 dan B/C ratio > 0 yaitu sebesar 0,48.