Abstrak


ANALISIS PERBANDINGAN KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIR PAVING BLOCK DENGAN CANGKANG KERANG REMIS SEBAGAI MATERIAL SUBSTITUSI PENYUSUN BETON


Oleh :
Veren Qoridha Nafasya - V4221086 - Sekolah Vokasi

Meningkatnya penggunaan paving block dapat menyebabkan tumbuhnya inovasi rekayasa material dalam produksi paving block. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan limbah cangkang kerang yang sudah dihancurkan sebagai bahan tambah agregat halus dalam pembuatan paving block. Limbah kerang dipilih karena mudah dijumpai di berbagai tempat karena kerang merupakan salah satu hewan yang sering dikonsumsi masyarakat maupun untuk pakan ternak. Cangkang kerang terbuat dari zat kapur yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambah karena sifatnya yang keras dan tidak mudah dihancurkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh cangkang kerang terhadap kuat tekan dan daya serap air sebagai bahan tambah paving block.

Penelitian ini menggunakan metode eksperimental kuantitatif. Bahan tambah yang digunakan adalah cangkang kerang remis dengan komposisi semen dan pasir 1:3 dan menggunakan 5 variasi, yaitu sebesar 0%, 2,5%, 5%, 10%, dan 15?ngan masing-masing 3 buah benda uji. Total benda uji yang digunakan yaitu sebanyak 30 buah, masing-masing 3 sampel untuk kuat tekan dan 3 sampel untuk penyerapan air di setiap variasinya. Benda uji berbentuk balok  dengan ukuran 6 cm × 10 cm × 20 cm yang dibuat dengan metode press hidrolik dengan mesin berkekuatan 9 ton dan diuji pada umur 31 hari.

Dari hasil penambahan cangkang kerang remis, didapatkan peningkatan kuat tekan pada persentase 2,5-10% lalu turun pada persentase 15%. Kuat tekan optimum yang didapatkan terdapat pada persentase 10?ngan nilai 13,07 MPa yang tergolong pada mutu C. Sedangkan nilai terendah daya serap air terdapat pada variasi persentase 5% yaitu dengan nilai 5,37% yang tergolong pada paving block mutu B.