Kunci pepet (Kaempferia rotunda) merupakan tumbuhan yang berasal dari Asia
Tenggara dan banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Ekstrak rimpang
K. rotunda diketahui mengandung metabolit sekunder diantaranya adalah senyawa
golongan sikloheksana polioksigenasi, flavonoid, dan chalkon yang mempunyai
sifat antioksidan dan fotoprotektif, sehingga mampu melindungi dari radiasi UV.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi metabolit sekunder dari
rimpang K. rotunda serta menentukan sifat antioksidan dan SPF-nya. Metabolit
sekunder yang berhasil diisolasi adalah senyawa golongan sikloheksana
polioksigenasi. Metabolit sekunder disolasi dengan metode maserasi dengan pelarut
aseton dan dimurnikan dengan metode rekristalisasi diperoleh 3,816 g. Identifikasi
metabolit sekunder dilakukan dengan spektroskopi FTIR dan 1D-NMR sehingga
diketahui metabolit sekunder tersebut adalah crotepoxide. Sifat antioksidan
ditentukan dengan metode DPPH dan nilai SPF ditentukan dengan pengujian secara
in vitro. Nilai IC50 untuk ekstrak aseton rimpang K. rotunda diperoleh sebesar
104,2 ppm dan crotepoxide sebesar 434,2 ppm. Nilai SPF tertinggi yang
diperoleh dari ekstrak aseton rimpang K. rotunda adalah 6,9 sedangkan nilai SPF
tertinggi dari crotepoxide adalah 0,8 dengan konsentrasi 1200 ppm. Sifat
antioksidan dan nilai SPF ekstrak aseton rimpang K. rotunda lebih baik
dibandingkan dengan crotepoxide.