Abstrak


Analisis Pengujian Ketangguhan Retak Dan Kristalinitas Biokomposit Nano-Ha/Zinc/Shellac Yang Diperkuat Serat Cantula Untuk Material Sekrup Tulang


Oleh :
Renaldi Candra Saputra - I0420118 - Fak. Teknik

Patah tulang sering ditangani dengan implan pen tulang, biasanya terdiri dari pelat dan sekrup. Konsep biomaterial aktif mendorong hubungan yang baik antara implan dan jaringan tubuh, dimana material tersebut akan terdegradasi dan bisa diserap oleh tubuh, sehingga menghindari pengangkatan implan melalui operasi tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat cantula terhadap nilai ketangguhan retak dan kristalinitas biokomposit nano-HA/zinc/shellac sebagai material sekrup tulang. Material nano-HA/zinc/shellac/cantula dicampur menggunakan blender. Material dicampur dengan rasio zinc/nano-HA sebesar 70/30 serta ditambahkan serat cantula dengan variasi 0%, 10%, 20%, dan 30?ri volume total. Campuran material dikompaksi dengan tekanan 300 MPa selama 10 menit. Kemudian dilakukan proses sintering dengan suhu 140°C selama 120 menit. Tahap pengujian meliputi uji ketangguhan retak, pengamatan XRD, FTIR, dan SEM.  Hasil penelitian menunjukkan nilai ketangguhan retak tertinggi pada variasi 30% yaitu sebesar 1,34 MPa√m. Nilai derajat kristalinitas tertinggi pada pengamatan XRD diperoleh sebesar 73,89%  pada variasi 30%. Pengamatan SEM menunjukkan bahwa penambahan serat cantula mengubah mekanisme perambatan retakan dari matriks pada spesimen. Pengamatan FTIR menunjukkan bahwa sampel mengandung gugus fungsional seperti hidroksil, metilen, karbonil, karbonat, dan fosfat. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa biokomposit nano-HA/zinc/shellac berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi alternatif material sekrup tulang.