Abstrak


Komunikasi politik partai dengan Organisasi kemsyarakatan:Studi Tentang Faktor-Faktor Yang Berperan Dalam Komunikasi Politik Pada Partai Amanat Nasional dan Organisasi Kemasyarakatan di Kecamatan Serengan Surakarta


Oleh :
Sigit Nogroho - D.1205584 - Fak. ISIP

Komunikasi politik merupakan hal yang krusial dalam kehidupan politik pada sebuah negara. Melalui komunikasi politik terjadi proses transfer ide, informasi, serta gagasan antara pihak penguasa dengan masyarakat dalam kaitannya untuk mengelola kehidupan bernegara bersama-sama. Organisasi kemasyarakatan merupakan salah satu komponen dalam kehidupan politik. Keberadaan organisasi kemasyarakatan bagi partai politik sangat penting karena dapat berperan sebagai mitra politik, maupun sebagai sumber suara bagi partai politik. Proses komunikasi politik antara partai politik dengan organisasi kemasyarakatan tidak selalu berjalan lancar, seringkali ada faktor-faktor yang mempengaruhi jalannya proses komunikasi politik tersebut. Maka dari itu munculah pertanyaan ‘Faktor-faktor apa sajakah yang berperan dan berpengaruh dalam proses hubungan komunikasi politik antara Partai Amanat Nasional (PAN) dengan Organisasi Kemasyarakatan di Kecamatan Serengan Surakarta’ Untuk menganalisa hal tersebut, maka dilakukan penelitian lapangan yang berupa wawancara dan pengumpulan data-data, serta kroscek kepada pihak partai politik, dalam hal ini adalah PAN, dengan organisasi kemasyarakatan yang berada dalam lingkup kecamatan Serengan. Selain itu juga dengan mencari informasi melalui media-media seperti suratkabar maupun internet demi menggali informasi yang lebih luas. Dari hasil studi lapangan terhadap Partai Amanat Nasional DPC Serengan dan sejumlah organisasi kemasyarakatan yang berada di dalam lingkup Kecamatan Serengan, maka dapat dirumuskan sejumlah faktor yang memepengaruhi proses komunikasi politik antara keduanya. Faktor-faktor tersebut tidak hanya berupa faktor pendukung saja, namun juga faktor-faktor yang menghambat kelancaran proses komunikasi politik tadi. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan analisa kualitatif, yang lebih dimaksudkan untuk mengemukakan gambaran dan/atau pemahaman (understanding) mengenai bagaimana dan mengapa suatu gejala atau realitas sosial bisa terjadi. Dalam membangun komunikasi politik yang baik dengan organisasi kemasyarakatan, partai politik perlu mengoptimalkan fungsi-fungsinya dan juga menganalisa kembali apa saja kekurangan yang mereka miliki, untuk kemudian memperbaikinya. Selain itu, dari pihak organisasi kemasyarakatan sendiri juga harus kooperatif dan aktif memulai komunikasi dengan partai politik. Proses komunikasi politik yang lancar adalah salah satu kunci kesuksesan demokrasi