;
Melalui perspektif teori ketergantungan sumber
daya, teori eselon atas, teori agensi, dan
teori tebing kaca, penelitian ini menyelidiki
apakah adanya wanita dalam direksi perusahaan di Indonesia memiliki dampak terhadap
tingkat utang perusahaan. Data yang digunakan adalah data panel yang diambil
secara purposive dari
perusahaan-perusahaan non-keuangan di Indonesia yang tercantum di Bursa Efek
Indonesia dari dalam periode tahun 2015-2020 sebanyak 2.178 observasi firm-year. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa direksi wanita dan CEO wanita secara signifikan mengurangi tingkat utang perusahaan, namun menariknya adalah
tidak ditemukannya pengaruh moderasi dari CEO wanita terhadap hubungan pengaruh
antara direksi wanita terhadap tingkat utang perusahaan. Penelitian ini
menggunakan robustness check dan
hasilnya adalah robust. Selain itu,
terdapat analisis lebih lanjut dengan perbandingan dua sampel untuk perusahaan
yang kinerjanya (indikatonya adalah nilai ROA) positif dan negatif, dan
hasilnya adalah bertolak belakang. Hasil ini
menunjukkan bahwa kinerja perusahaan disinyalir turut mempengaruhi perilaku
direksi wanita dan CEO wanita dalam pengaruhnya terhadap keputusan tingkat
utang perusahaan Hasil penelitian ini bermanfaat bagi stakeholder perusahaan sebagai referensi
dalam penyusunan komposisi direksinya. Bagi regulator, hasil penelitian ini
juga bermanfaat sebagai referensi kebijakan regulasi mengenai kuota khusus
untuk wanita dalam direksi perusahaan.