Sejak Revolusi Iran pada tahun 1979 yang dipimpin oleh Ayatullah Khomeini, Iran menjadi negara Islam yang menerapkan nila-nilai Islam hampir di seluruh regulasi pemerintahnya termasuk kewajiban penggunaan hijab bagi perempuan. Kewajiban menggunakan hijab ini kemudian dilihat sebagai sesuatu yang menghalangi hak dan juga kesempatan perempuan Iran di ruang publik. Dari sini berbagai gerakan kemudian dilakukan tidak hanya oleh perempuan Iran. Salah satu gerakan yang cukup konsisten adalah My Stealthy Freedom yang telah ada sejak 2015. Gerakan ini kemudian dilihat sebagai sebuah ancaman bagi rezim Iran pada saat ini, yang menyebabkan pemerintah semakin memperketat aturan-aturan terkait hijab di Iran. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengkaji gerakan My Stealthy Freedom sebagai ancaman sekuritisasi pada rezim Iran dan juga untuk menganalisis tindakan sekuritisasi yang dilakukan oleh rezim Iran dalam menangani My Stealthy Freedom. Lebih lanjut, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan mengumpulkan data yang diperlukannya melalui dokumen-dokumen maupun narasi yang dapat didapatkan secara langsung maupun melalui internet.