Abstrak


Implementasi Layanan Mbak Marsini (Mobil Buku Anak Keliling Mari Datang Kesini) Dalam Peningkatan Budaya Gemar Membaca di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Klaten


Oleh :
Desti Tyas Radita - V1021021 - Sekolah Vokasi

Perpustakaan umum daerah memiliki peran penting untuk menyebarkan informasi dan meningkatkan budaya gemar membaca masyarakat. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Klaten memiliki layanan inovasi perpustakaan keliling yang diberi nama layanan Mbak Marsini (Mobil Buku Anak Keliling Mari Datang Kesini) untuk memperluas jangkauan layanan perpustakaan dan memenuhi kebutuhan informasi masyarakat, desa, maupun sekolah. Layanan Mbak Marsini akan mendatangi lingkungan masyarakat, desa, maupun sekolah di wilayah Kabupaten Klaten yang telah mengirimkan surat permohonan. Layanan Mbak Marsini menggunakan mobil khusus yang berisi koleksi buku dengan klasifikasi 000-900. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan budaya gemar membaca, serta kendala layanan Mbak Marsini di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Klaten. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan implementasi layanan Mbak Marsini mulai dari promosi melalui Instagram, brosur, website, dan promosi langsung. Alur permohonan layanan Mbak Marsini dimulai dengan mengirimkan surat permohonan melalui WhatsApp, mengatur jadwal layanan, kemudian jika layanan Mbak Marsini tiba pihak yang melakukan permohonan layanan menyerahkan surat permohonan dalam bentuk fisik kepada petugas. Kemudian mekanisme layanan Mbak Marsini yaitu mengisi daftar hadir, baca ditempat, dan mengembalikan koleksi ke rak, koleksi di layanan Mbak Marsini hanya dapat dibaca ditempat dan tidak dapat dipinjam. Layanan Mbak Marsini menyediakan berbagai koleksi menarik mulai dari klasifikasi 000 sampai 900 dan terdapat armada khusus yang digunakan. Layanan Mbak Marsini berdampak terhadap peningkatan budaya gemar membaca, hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan kunjungan perpustakaan sebanyak 2.974 pengunjung pada tahun pertama layanan Mbak Marsini beroperasi. Selain itu, layanan Mbak Marsini juga mendapat respon yang baik dari pemustaka mereka sangat antusias terhadap layanan Mbak Marsini. Terdapat kendala dalam pelaksanaan layanan Mbak Marsini seperti kurangnya SDM pada saat semua layanan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berjalan bersamaan dan armada layanan Mbak Marsini kadang rusak.