Perpustakaan umum
daerah memiliki peran penting untuk menyebarkan informasi dan meningkatkan
budaya gemar membaca masyarakat. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten
Klaten memiliki layanan inovasi perpustakaan keliling yang diberi nama layanan
Mbak Marsini (Mobil Buku Anak Keliling Mari Datang Kesini) untuk memperluas jangkauan
layanan perpustakaan dan memenuhi kebutuhan informasi masyarakat, desa, maupun
sekolah. Layanan Mbak Marsini akan mendatangi lingkungan masyarakat, desa,
maupun sekolah di wilayah Kabupaten Klaten yang telah mengirimkan surat
permohonan. Layanan Mbak Marsini menggunakan mobil khusus yang berisi koleksi
buku dengan klasifikasi 000-900. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan
budaya gemar membaca, serta kendala layanan Mbak Marsini di Dinas Perpustakaan
dan Kearsipan Kabupaten Klaten. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode
kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan implementasi
layanan Mbak Marsini mulai dari promosi melalui Instagram, brosur, website,
dan promosi langsung. Alur permohonan layanan Mbak Marsini dimulai dengan
mengirimkan surat permohonan melalui WhatsApp, mengatur jadwal layanan,
kemudian jika layanan Mbak Marsini tiba pihak yang melakukan permohonan layanan
menyerahkan surat permohonan dalam bentuk fisik kepada petugas. Kemudian
mekanisme layanan Mbak Marsini yaitu mengisi daftar hadir, baca ditempat, dan
mengembalikan koleksi ke rak, koleksi di layanan Mbak Marsini hanya dapat
dibaca ditempat dan tidak dapat dipinjam. Layanan Mbak Marsini menyediakan
berbagai koleksi menarik mulai dari klasifikasi 000 sampai 900 dan terdapat
armada khusus yang digunakan. Layanan Mbak Marsini berdampak terhadap peningkatan
budaya gemar membaca, hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan kunjungan
perpustakaan sebanyak 2.974 pengunjung pada tahun pertama layanan Mbak Marsini
beroperasi. Selain itu, layanan Mbak Marsini juga mendapat respon yang baik
dari pemustaka mereka sangat antusias terhadap layanan Mbak Marsini. Terdapat kendala
dalam pelaksanaan layanan Mbak Marsini seperti kurangnya SDM pada saat semua
layanan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berjalan bersamaan dan armada
layanan Mbak Marsini kadang rusak.