;
Latar belakang: Preeklamsia merupakan hipertensi pada kehamilan yang terjadi saat usia kehamilan diatas 20 minggu disertai gangguan fungsi organ lain. Diagnosis preeklamsia berdasarkan peningkatan tekanan darah dan pemeriksaan laboratorium. Komplikasi preeklamsia muncul secara tiba-tiba bila tidak ditangani dengan tepat. Biomarker NT-ProCNP merupakan peptida natriuretik, dapat menjadi biomarker penilai respon disfungsi endotel yang menjadi patofisologi utama terjadinya pereklamsia.
Tujuan: Mengetahui peran kadar NT-ProCNP serum sebagai prediktor derajat preeklamsia.
Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode analitik observasional dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian dibagi menjadi kelompok severe dan non-severe preeklamsia, kemudian dilakukan pengukuran kadar NT-ProCNP serum menggunakan metode kompetitif Enzyme-linked immuno-sorbent assay (ELISA) serta dilakukan penentuan cut-off. Faktor risiko yang ada pada preeklamsia seperti usia ibu, BMI, paritas, riwayat preeklamsia, dan usia kehamilan dianalisis hubungannya terhadap severe dan non-severe preeklamsia. Analisis multivariat dengan metode regresi logistik ganda dilakukan untuk mendapatkan faktor risiko independen.
Hasil: Dari total 73 subjek penelitian 39 (53,4%) pasien mengalami severe preeklamsia dan 34 (46,6%) pasien mengalami non-severe preeklamsia. Terdapat perbedaan kadar NT-ProCNP antara pasien severe preeklamsia dengan median 44,86 (8,9-147,6) pg/mL dan non-severe preeklamsia 22,68 (2,9-69,2) dengan nilai p<0>Cut-off NT-ProCNP pada kelompok severe preeklamsia terhadap non-severe preeklamsia pada 35,4 pg/mL sensitivitas 64,1?n spesifisitas 61,8%. Hasil analisis bivariat menunjukkan BMI (PR=1,656;p=0,023), usia kehamilan (PR=1,776;p=0,010), dan serum NT-ProCNP (PR=1,645;p=0,027) memiliki hubungan dengan kejadian severe preeklamsia. Hasil analisis multivariat menunjukkan serum NT-ProCNP dengan cut-off 35,4 pg/mL dapat dijadikan prediktor independen terhadap kejadian severe preeklamsia (OR 3,513; 95%CI=1,215-10,161).
Simpulan: Kadar NT-ProCNP serum ≥35,4 pg/mL dapat digunakan sebagai prediktor derajat preeklamsia.