Abstrak


Model regresi linear produksi padi tahun 2006 di Indonesia dengan estimasi-m


Oleh :
Monaluvy Septiningrum - M.0102036 - Fak. MIPA

ABSTRAK Beras, yang merupakan produk dari padi, adalah makanan pokok hampir seluruh penduduk Indonesia. Oleh karena itu, stoknya harus terjaga dan sinambung. Langkah yang selama ini sering diambil pemerintah dalam rangka mencukupi kebutuhan beras, yaitu dengan mengimpor, dirasa sangat merugikan petani padi terlebih saat panen raya. Sudah saatnya diambil kebijakan yang menitikberatkan pada produksi dalam negeri. Untuk itu, dalam skripsi ini diteliti pengaruh luas lahan dan banyak benih terhadap produksi padi tahun 2006 di Indonesia menggunakan model regresi linear dengan estimasi-M. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari situs-situs Pemerintahan terkait, yaitu data banyak benih dari Departemen Pertanian, sedangkan data luas lahan dan produksi padi dari Biro Pusat Statistik. Ide dasar dari estimasi-M adalah meminimumkan fungsi Huber. Penghitungan estimasi-M berlangsung secara iteratif sampai diperoleh estimasi parameter yang sama dengan sebelumnya. Setelah diperoleh estimasi model regresi linear, dilakukan uji signifikansi parameter regresi untuk mengetahui apakah luas lahan dan banyak benih mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produksi padi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa model regresi linear produksi padi tahun 2006 di Indonesia adalah = -92790 + 5,02 x1 + 6,37 x2. Berdasarkan hasil uji signifikansi parameter regresi, luas lahan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produksi padi tahun 2006 di Indonesia.