Abstrak


Modifikasi Struktur Kristal dan Karakteristik Magnetik Iron Oxide Hasil Sol-Gel Green Synthesis dengan Jeruk Lemon (Citrus limon) dan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)


Oleh :
Anisya Fitriani - M0220011 - Fak. MIPA

Penelitian mengenai pengaruh suhu annealing pada material iron oxide telah berhasil dilakukan menggunakan metode sol-gel green synthesis dengan jeruk lemon dan jeruk nipis. Variasi suhu annealing dilakukan sebesar 400 °C, 500 °C, dan 600 °C untuk mengetahui pengaruhnya terhadap struktur kristal dan sifat magnetik. Analisis X-Ray Difraction (XRD) menunjukkan bahwa semua sampel memiliki struktur cubic space group Fd3m. Dengan kenaikan suhu annealing, ukuran kristalit sampel green synthesis dengan jeruk lemon mengalami peningkatan sebesar 15,16–26,35 nm. Sedangkan sampel green synthesis dengan jeruk nipis mengalami peningkatan sebesar 17,57–34,55 nm. Analisis Vibrating Sample Magnetometer (VSM) menunjukkan bahwa magnetisasi saturasi meningkat seiring dengan peningkatan suhu annealing. Magnetisasi saturasi meningkat dari 19,30–33,46 emu/g pada jeruk lemon dan dari 17,62–32,62 emu/g pada jeruk nipis. Sampel iron oxide dengan green synthesis memiliki sifat superparamagnetik dari pengamatan nilai medan koersif yang kecil di suhu ruangan. Akhirnya green synthesis efektif untuk menurunkan ukuran kristalit dan medan koersif dibandingkan sintesis kimia.