Abu dasar dari pembakaran limbah medis perlu dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai jual untuk mengurangi volume limbah B3 yang semakin meningkat jumlahnya sekaligus untuk menekan kontaminan yang terkandung di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan timbal (Pb) pada genteng beton berbahan dasar abu dasar hasil pembakaran limbah medis B3 serta mengetahui kualitas daya serap dari genteng tersebut. Metode yang digunakan yaitu eksperimen dengan melakukan pembuatan benda uji berupa genteng beton dengan variasi campuran abu sebanyak 0%, 40%, 50%, dan 60% sebagai substitusi pasir. Kemudian dilakukan pengujian toksisitas menggunakan TCLP mengacu pada SNI 06-6989 8-2004 Parameter Pengujian Timbal (Pb) dan pengujian kualitas daya serap air genteng beton mengacu pada SNI 03-0096-2007 Genteng Beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abu dasar memiliki kandungan timbal (Pb) yang melebihi baku mutu yaitu sebesar 0,69 mg/l. Namun setelah dilakukan teknik solidifikasi menjadi genteng beton, timbal (Pb) yang terkandung maksimum hanya 0,25 mg/l pada variasi campuran abu 60%. Sedangkan uji kualitas daya serap air genteng beton memiliki nilai maksimum 0,155% pada variasi campuran abu 50% yang mana masih memenuhi standar mutu genteng beton. Genteng beton variasi abu 50% memiliki hasil uji paling baik karena memiliki kandungan timbal (Pb) paling rendah serta memiliki nilai kualitas daya serap air yang masih memenuhi SNI Genteng Beton.