Limbah cangkang kelapa sawit di
Indonesia sangat melimpah namun pemanfaatnya belum optimal. Oleh karena
itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan sintesis karbon aktif dari
cangkang kelapa sawit sebagai pegemban logam Cu dan Zn beserta
karakterisasi dan aplikasinya. Penelitian yang dilakukan meliputi
sintesis karbon aktif melalui proses karbonisasi pada suhu 550 oC selama 3
jam dilanjutkan proses aktivasi menggunakan larutan ZnCl2 20%, K2CO3 5%,
dan/atau gelombang mikrowave. Karbon aktif yang dihasilkan disebut ACZ,
ACK, ACZ Mw, dan ACK Mw. Proses selanjutnya impregnasi logam Cu dan Zn
pada karbon aktif dengan rasio 10/10/80. Katalis Cu/ZnO/AC digunakan dalam
reaksi konversi CO menjadi metanol. Katalis yang dihasilkan disebut
Cu/ZnO/ACZ, Cu/ZnO/ACK, Cu/ZnO/ACZ Mw, dan Cu/ZnO/ACK Mw. Katalis
dikarakterisasi menggunakan x-ray diffraction (XRD), surface area analyzer
(SAA), x-ray fluorescence (XRF), dan scanning electron microscope-energy
dispersive x-ray (SEM-EDX). Uji aktivitas katalis menggunakan
microactivity PID reaktor dengan laju alir umpan gas CO dan H2 dengan
rasio 1:2 pada suhu 240 oC tekanan 12 bar selama 1 jam. Produk yang dihasilkan
dianalisis menggunakan gas chromatograpy with thermal conductivity detection
(GC-TCD) untuk mengamati penurunan luas area CO.
Hasil penelitian menunjukkan karbon aktif memiliki struktur karbon amorf sedangkan katalis Cu/ZnO/AC menunjukkan adanya CuO dengan struktur monoclinic dan ZnO dengan struktur wurtzite heksagonal. Luas permukaan tertinggi pada ACK memiliki tipe pori mesopore. Pengemban logam menyebabkan penurunan luas permukaan karena logam membentuk agregasi. Adapun uji aktivitas katalis menunjukkan bahwa aktivitas katalitik tertinggi berdasarkan besarnya pengurangan CO dicapai untuk reaksi menggunakan katalis Cu/ZnO/ACK.