Abstrak


Strategi Komunikasi Bank Sampah Induk Surakarta dalam Mensosialisasikan Program Pengelolaan Sampah pada Masyarakat RW 16 di Kampung Gebang, Kecamatan Banjarsari, Surakarta


Oleh :
Citra Widyanita - D0220026 - Fak. ISIP

Setiap rumah tangga memiliki sampah yang perlu dikelola dengan teratur sehingga memudahkan proses daur ulang dan pengomposan, pemilahan pembuangan sampah menjadi kewajiban bagi setiap rumah tangga yang menghasilkan sampah. Volume sampah yang terus meningkat mendorong program pengelolaan sampah perlu dilakukan agar pertambahan angka volume sampah rumah tangga dapat berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan Bank Sampah Induk Surakarta dalam mensosialisasikan program pengelolaan sampah kepada masyarakat RW 16, Kampung Gebang, Kecamatan Banjarsari, Surakarta dalam meningkatkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan cara menambah nilai ekonomis pada produk sampah masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teori peniti penyambung (the linking theory) memperlihatkan Ketua Bank Sampah Unit Katon Semilak sebagai peran kunci dalam menyebarkan informasi dari Ketua Bank Sampah Induk Surakarta kepada masyarakat RW 16, Kampung Gebang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Sampah Induk Surakarta menggunakan strategi komunikasi berupa komunikasi langsung (tatap muka) dengan cara melakukan sosialisasi langsung, penyuluhan, dan menciptakan keterlibatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan sampah.  Komunikasi yang efektif dicapai melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, yaitu melibatkan masyarakat secara aktif dalam kegiatan pengelolaan sampah. Faktor keberhasilan sosialisasi antara lain kejelasan informasi, kesinambungan komunikasi, dan keterlibatan masyarakat setempat. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengelola bank sampah untuk meningkatkan efektivitas komunikasi melalui pengembangan materi edukasi yang lebih menarik dan meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak terkait.