Abstrak


Perbedaan berat paru–paru pada tikus putih (Rattus novergicus ) yang mati tenggelam di air tawar dan air laut


Oleh :
Salamah Ary Widyasari - G.0002136 - Fak. Kedokteran

Salamah Ary Widyasari, G0002136, 2009. Perbedaan Berat Paru- paru Pada Tikus Putih ( Rattus novergicus ) Yang Mati Tenggelam Di Air Tawar Dan Air Laut. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tenggelam menyebabkan mati lemas karena mekanisme obstruksi jalan nafas terhambat oleh air. Dengan adanya air yang masuk ke dalam paru – paru rongga di dalam paru- paru semakin besar di mana terdapat perbedaan pelebaran rongga paru – paru yang tenggelam di air tawar dan air laut di mana perbedaan tersebut dapat membantu menegakkan diagnosa pada mati tenggelam. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan perbedaan berat paru – paru yang mati tenggelam di air tawar dan air laut dengan menggunakan tikus putih ( Rattus novergicus ) dan sebagai model percobaannya adalah seluruh bagian paru –paru. Percobaan ini bersifat eksperimental. Sampel 30 ekor tikus putih ( Rattus novergicus ), yang dibagi dalam 3 kelompok, masing – masing 10 ekor. Kelompok kontrol, tanpa diberi perlakuan dikorbankan kemudian diambil parunya dan ditimbang. Kelompok perlakuan I ( 10 tikus) diberi perlakuan berupa ditenggelamkan pada air tawar selama 10 menit sampai mati, kemudian diambil parunya menggunakan scapel, pinset, dan gunting lalu ditimbang. Kelompok perlakuan II ( 10 tikus) diberi perlakuan berupa ditenggelamkan pada air laut selama 10 menit sampai mati, kemudian diambil parunya menggunakan scapel, pinset, dan gunting lalu ditimbang. Rancangan penelitian menggunakan Post Test Only Controlled Group’s Design. Data yang diperoleh dari 3 kelompok perlakuan dibandingkan dengan uji One Way ANOVA, jika terdapat perbedaan yang signifikan , kemudian dilanjutkan dengan Post-hoc Multiple Comparison Test. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara ketiga kelompok perlakuan. Hasil uji Post-hoc Multiple Comparison Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok – kelompok kontrol , kelompok perlakuan I dan kelompok- kelompok perlakuan II ( p<0,050) Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan berat paru – paru tikus putih ( Rattus novergicus) yang mati tenggelam di air tawar dan air laut.