Abstrak


EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETHANOL PEGAGAN (Centella asiatica) TERHADAP KINERJA TIKUS (Rattus novergicus) DALAM MAZE RADIAL DELAPAN LENGAN PASCA RESTRAINT STRES


Oleh :
BAARID LUQMAN HAMIDI - G.0006052 - Fak. Kedokteran

Baarid Luqman Hamidi, G0006052, 2009, EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETHANOL PEGAGAN (Centella asiatica) TERHADAP KINERJA TIKUS (Rattus novergicus) PASCA RESTRAINT STRES. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Tujuan penelitian: Penelitian tentang efek pemberian Ekstrak Ethanol Pegagan (Centella asiatica) terhadap kinerja Maze Radial Delapan Lengan pada tikus (Rattus novergicus) pasca restraint stres adalah untuk mengetahui adanya efek pemberian Ekstrak Ethanol Pegagan (Centella asiatica) terhadap perbaikan kinerja pada tikus putih pasca restraint stres Metode penelitan: Penelitian ini memakai rancangan penelitian pre test and post test controlled design. Digunakan Tikus Wistar Jantan (Rattus novergicus) berumur 8 minggu dengan berat badan 150-200 gram sebagai sampel yang dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing terdiri dari 6 ekor tikus. Kelompok-kelompok tersebut terdiri dari Kelompok Kontrol (tidak diberi perlakuan), Kelompok Stres (diberi perlakuan restraint stres selama 2 jam/hari/tikus), Kelompok Pegagan (diberikan perlakuan Ekstrak Ethanol Pegagan (Centella asiatica) sebanyak 0.3 mg/gBB/hari/tikus), Kelompok Pegagan dan Stres (diberi Ekstrak Ethanol Pegagan (Centella asiatica) sebanyak 0.3 mg/gBB/hari/tikus setelah itu diberi perlakuan restraint stres dengan dosis selama 2 jam/hari/tikus). Selama 12 hari sebelum dan sesudah perlakuan, dilakukan uji kinerja di dalam Maze Radial Delapan Lengan untuk tiap tikus. Parameter kinerja tikus berdasarkan pada kesalahan tipe B. Uji Kruskall-Wallish dan Uji Mann-Whitney dengan menggunakan SPSS versi 16 sebagai uji statistik untuk mengetahui perbedaan kinerja antar empat kelompok. Hasil penelitian: Dengan menggunakan Uji Kruskall-Wallish terdapat perbedaan kinerja pada Maze Radial Delapan Lengan dengan nilai p=0.001. Dilanjutkan dengan Uji Mann-Whitney bahwa pada Kelompok Stres dan Kelompok Pegagan terdapat perbedaan bermakna (p=0.01), begitu pula dengan Kelompok Stres dan Kelompok Pegagan dan Stres (p=0.01). Tidak ada perbedaan signifikan antara Kelompok Kontrol dan Kelompok Stres (p=0.051), Kelompok Kontrol dan Kelompok Pegagan (p=0.143), Kelompok Kontrol dan Kelompok Pegagan dan Stres (p=0.143) serta Kelompok Pegagan dan Kelompok Pegagan dan Stres (p=0.952). Simpulan Penelitian: Pemberian Ekstrak Ethanol Pegagan (Centella asiatica) dapat memperbaiki kinerja tikus dalam Maze Radial Delapan Lengan pasca restraint stres.