Naget ikan merupakan salah satu produk diversifikasi pangan yang bertujuan untuk mengubah tampilan ikan agar lebih menarik untuk dikonsumsi. Selain memiliki nilai gizi tinggi, ikan mudah didapat, dan ikan relatif murah. Substitusi tepung jagung dan tepung kedelai dalam pembuatan naget ikan bebas gluten, diharapkan dapat meningkatkan kandungan gizi dan nutrisi seseorang serta mengurangi ketergantungan tepung terigu dalam pengolahan produk pangan selain itu diharapkan dapat meningkatkan angka konsumsi ikan di Indonesia. Bahan yang digunakan dalam pembuatan naget substitusi tepung jagung dan tepung kedelai bebas gluten yaitu daging ikan nila, tepung jagung, tepung kedelai, telur, lada bubuk, garam, penyeda rasa, gula, bawang putih, bawang merah oat, air. Proses pembuatan naget diawali dengan penimbangan bahan, penghalusan bawang putih dan bawang merah, penggilingan, pencampuran bahan kering, peletakan dalam loyang, pengukusan, pembaluran, pengemasan, penyimpanan dalam freezer. Penelitian ini menggunakan 1 formulasi kontrol menggunakan tepung terigu yaitu F0 (100), dan 4 formulasi perbandingan tepung jagung dan tepung yaitu F1 (80: 20), F2 (70:30), F3 (60:40), F4 (50:50). Berdasarkan hasil uji organoleptik sampel terpilih yaitu F3 dengan perbandingan tepung jagung dan tepung kedelai (60 : 40). Hasil analisis kimia diperoleh kandungan kadar air sebesar 57,12%, kadar abu sebesar 5,12%, kadar protein sebesar 10,49%, kadar lemak 5,36%, karbohidrat 21,92%, kadar serat kasar 2,63%, dan kalori 90 kkal/sajian. Kemasan yang digunakan untuk pengemasan naget substitusi tepung jagung dan tepung kedelai bebas gluten yaitu menggunakan kemasan berbahan dasar plastic nylon yang diberi perlakuan vakum. Perlakuan vakum pada pengemasan naget berfungsi untuk mengawetkan produk dengan mencegah pertumbuhan bakteri melalui penghilangan udara pada kemasan. Berdasarkan analisis ekonomi kelayakan produk naget substitusi tepung jagung dan tepung kedelai bebas gluten dapat disimpulan bahwa usaha ini layak untuk dijalankan dengan nilai B/C ratio sebesar 1,26 ; nilai NPV dengan DF 9% yaitu Rp. 253.856.358 ; dan nilai IRR sebesar 65,42%.