Abstrak


Perbandingan Daya Antioksidan, Kadar Fenolik Total, dan Kadar Flavonoid Total Pada Produk Ekstrak Komersil Kayu Manis (Cinnamomum Burmannii. cortex)


Oleh :
Sabrina Mulya Azzahra - M0620064 - Fak. MIPA

Kayu manis (Cinnamomum burmannii.) merupakan tanaman herbal yang banyak dimanfaatkan sebagai obat tradiosional. Ekstrak kayu manis yang dijual secara komersil banyak menggunakan bahan pengisi pada proses pengeringannya. Penambahan bahan pengisi ini dapat mempengaruhi kandungan senyawa aktif serta aktivitas biologis yang terkandung dalam suatu ekstrak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan daya antioksidan, kadar fenolik total, serta kadar flavonoid total pada produk ekstrak komersil kayu manis (Cinnamomum burmannii.). Penelitian ini dilakukan secara deskriptif melalui pendekatan kuantitatif di laboratorium. Sampel yang digunakan yaitu ekstrak etanol 70% kayu manis dengan bahan pengisi maltodekstrin 30?n ekstrak air kayu manis dengan bahan pengisi amilum 97,61%. Kadar fenolik dan flavonoid total pada produk komersil ekstrak etanol kayu manis lebih besar, yaitu 78,450 ± 0,19 mgGAE/g dan 14,187 ± 0,12 mgQE/g. Sedangkan pada produk komersil ekstrak air kayu manis diperoleh kandungan senyawa fenolik dan flavonoid total sebesar 31,312 ± 0,19 mgGAE/g dan 0,995 ± 0,01 mgQE/g. Aktivitas antioksidan pada produk komersil ekstrak etanol kayu manis lebih besar yaitu sebesar 963,74 ppm menggunakan metode DPPH dan 79,672 ppm menggunakan metode ABTS. Sedangkan pada produk komersil ekstrak air kayu manis diperoleh aktivitas antioksidan yang dihasilkan sebesar 2729,178 ppm menggunakan metode DPPH dan 3859,354 ppm menggunakan metode ABTS. Informasi ini sangat bermanfaat bagi mitra industry untuk mempertimbangkan persentase dan alternatif bahan pengisi yang dapat digunakan dalam formulasi ekstrak kering.