Tumpi jagung merupakan limbah hasil pertanian yang belum dioptimalkan sebagai pakan ternak. Ketersediaan tumpi jagung yang kontinu dapat menjadi alternatif peternak rakyat yang masih menggunakan jerami sebagai limbah pertanian untuk sumber serat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik fisikokimia tumpi jagung amoniasi. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan analisis Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial (3 x 3) dengan 2 ulangan. Faktor (A) adalah level urea (2, 4 , dan 6% terhadap Bahan Kering (BK)), dan faktor (B) adalah lama amoniasi selama 4,7, dan 14 hari. Analisis data menggunakan uji ANOVA dan apabila terdapat perbedaan maka diuji lanjut menggunakan uji Duncan’s Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa level urea dan lama panen amoniasi yang berbeda memberikan interaksi yang nyata terhadap karakteristik fisik dan kadar BK tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap kadar Bahan Organik, Protein Kasar, dan Serat Kasar. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan tumpi jagung amoniasi terbaik pada penggunaan level urea 4% yang dipanen selama 4 hari (A2B1) karena menghasilkan nilai karakteristik fisikokimia yang terbaik, sehingga tumpi jagung amoniasi mampu dijadikan alternatif pengganti sumber serat.