Abstrak


Mode Berbusana Wanita di Jawa Pada Masa Pendudukan Jepang (1942-1945)


Oleh :
Ridita Purwitasari - B0417048 - Fak. Ilmu Budaya

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mode berbusana wanita di Jawa pada masa pendudukan Jepang. Penelitian ini diawali dengan gambaran umum gaya berpakaian wanita di Jawa sebelum masa pendudukan Jepang. Selanjutnya dibahas kondisi sandang di Jawa dan mode berbusana wanita di Jawa. Pembahasan terakhir adalah mobilisasi kaum wanita dan mode busana wanita ketika menjadi alat mobilisasi pemerintah pendudukan Jepang. 

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang terdiri dari empat tahapan, yaitu heuristik (pengumpulan sumber), kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Penelitian ini memakai pemberitaan surat kabar, majalah yang terbit dua kali dalam satu bulan, dan beberapa berita pemerintah yang dikeluarkan sebagai sumber. Diantaranya surat kabar Asia Raya dan Doenia Isteri, kemudian majalah Djawa Baroe, Doenia Kita, Pandji Poestaka, dan Pedoman Isteri, kemudian Kan Po yang merupakan majalah berita pemerintah pada masa pendudukan Jepang.

Hasil penelitian menunjukkan, pertama, kelangkaan tekstil dan pakaian di pasaran selama pendudukan Jepang membuat wanita di Jawa harus memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia. Kedua, mode berbusana wanita menjadi lebih sederhana mulai dari motif, bahan, model pakaian hingga aksesoris yang dikenakan dan tata rias mereka. Pemerintah juga memperkenalkan pakaian tradisional Jepang, kimono. Ketiga, mobilisasi tenaga kerja wanita oleh pemerintah pendudukan Jepang kemudian memunculkan jenis pakaian baru yang merupakan ciptaan pemerintah pendudukan.

Kesimpulan yang dapat diambil adalah mode berbusana di Jawa pada masa pendudukan Jepang juga mendapatkan pengaruh daerah situasi dan kondisi pada saat itu. Wanita diminta untuk beradapsi untuk memenuhi kebutuhan sandang mereka sendiri dengan langkanya bahan tekstil dan pakaian di pasaran. Busana wanita menjadi lebih sederhana, hal tersebut dapat dilihat dari bahan, motif, dan model pakaian mereka.