Abstrak


Uji Toksisitas Akut dan Lethal Dose (LD50) dari Kombinasi Ekstrak Sambiloto (Andrographis paniculata) dan Minyak Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) terhadap Mencit (Mus musculus)


Oleh :
Al Rissa Rizki Hera Rinanda - V3721004 - Sekolah Vokasi

Sambiloto (Andrographis paniculata) memiliki senyawa andrografolid yang bekhasiat sebagai antiinflamasi. Di sisi lain, minyak ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) memiliki senyawa DHA dan EPA yang diketahui merupaka asam lemak tak jenuh dan berkhasiat sebagai antiinflamasi. Kedua bahan tersebut akan dikombinasikan untuk mengetahui efek farmakologis yang ditimbulkan menggunakan uji toksisitas akut untuk mengetahui ketoksikan dan nilai LD50 dari kombinasi ekstrak tersebut.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan hewan uji berupa mencit. Pemberian ekstrak dilakukan selama 14 hari dan diamati gejala ketoksikan, banyak hewan yang mati, berat badan, dan berat organ hati, ginjal, serta jantung. Data tersebut kemudian diuji menggunakan metode Thompson-Weil serta uji statistik menggunakan uji one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji post hoc Tukey.

Hasil uji toksisitas menunjukkan terdapat gejala ketoksikan pada dosis tertinggi namun nilai LD50 dari kombinasi ekstrak tersebut adalah LD50 semu yang berarti nilai dosis tertinggi secara teknis masih dapat diberikan pada hewan uji. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa berat badan dan berat organ mencit tidak menunjukkan perbedaan signifikan sehingga kombinasi kedua ekstrak tersebut masih bisa digunakan hingga dosis tertinggi sesuai dengan penelitian ini.