Abstrak


Proses Produksi Kerupuk Ikan Nila Dengan Penambahan Puree Seledri (Apium Graveolens) Substitusi Tepung Mocaf Terhadap Mutu Sensori Dan Karakter Fisikokimia


Oleh :
Muhammad Adam Nabilla - V4021019 - Sekolah Vokasi

Kerupuk merupakan produk pangan yang digemari oleh masyarakat luas, dan umumnya terbuat dari bahan dasar tepung terigu dan tapioka. Ketergantungan dalam penggunaan tepung terigu dalam olahan makanan akan mempengaruhi kesehatan dari akibat konsumsi bahan dengan kaya akan gluten. Oleh karena itu, perlu adanya alternatif pengganti penggunaan tepung salah satunya adalah tepung yang berbahan dasar umbi-umbian yaitu tepung mocaf yang ditambahkannya bahan ikan nila guna meningkatkan nilai gizi kerupuk. Bahan lain yang digunakan berupa seledri guna menjadikan salah satu bentuk pangan fungsional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses pembuatan, karakteristik organoleptik, karakteristik fisikokimia dan kelayakan usaha produk kerupuk ikan nila dengan penambahan puree seledri (Apium graveolens) substitusi tepung mocaf. Metode yang digunakan berupa rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis aplikasi SPSS dengan  One way ANOVA (Analysis of variance) dan dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan's Multiple Range Test). Hasil yang diperoleh menunjukkan perlakuan terbaik (de Garmo) terdapat pada formula F1 (Tepung mocaf 50 gr + Tapioka 50 gr). Formulasi F1 mempunyai nilai karakter fisik uji daya kembang sebesar 134,36%, sedangkan nilai uji protein sebesar 14,313%, kadar air sebesar 8,990%, kadar lemak sebesar 16,437%, kadar pati 42,123?n kadar antioksidan 3,236 %. Berdasarkan analisis ekonomi produk kerupuk dapat dikatakan layak untuk dilanjutkan karena nilai B/C Ratio yaitu sebesar 1,129 sehingga usaha tersebut layak untuk dijalankan.