Transportasi adalah aspek penting dalam kehidupan sehari-hari yang
mempengaruhi berbagai bidang, dengan kendala di sektor ini berdampak signifikan
pada masyarakat, seperti kerusakan jalan akibat kendaraan yang membawa beban
melebihi kapasitas. Penelitian ini menggunakan sensor berbasis karet silikon dan
fiber optik untuk menganalisis ketahanan jembatan terhadap berbagai muatan
kendaraan. Grafik hasil pengujian diperoleh dari variasi massa yang terekam oleh
sistem sensor saat kendaraan melintasi jembatan, digunakan untuk mengukur
perubahan intensitas cahaya pada sensor penimbangan beban kendaraan berjalan
(WIM). Pengujian karet silikon dilakukan mulai dari kondisi tanpa beban, beban
statis, hingga beban berjalan, dengan mengukur transmitansi cahaya dan loss pada
karet dengan diameter 1,5 cm, 2 cm, dan 3 cm. Hasil pengujian beban statis
menunjukkan bahwa karet berdiameter 1,5 cm memiliki sensitivitas terbaik,
sedangkan pengujian dengan beban berjalan menunjukkan karet berdiameter 3 cm
merupakan karet yang sedikit mengalami deformasi dan loss cahaya dimana
semakin kecil diameter karet, nilai loss semakin besar dan nilai transmitansi
semakin kecil sebaliknya, semakin besar diameter karet, nilai transmitansi semakin
besar dan nilai loss semakin kecil. Perubahan massa berpengaruh terhadap
intensitas cahaya semakin besar massa, perubahan nilai transmisi semakin besar,
dan semakin kecil massa, perubahan nilai transmisi semakin kecil. Posisi
penempatan beban tidak mempengaruhi nilai total gaya berat, tetapi mempengaruhi
distribusi berat pada masing-masing sumbu roda kendaraan.