Abstrak
Pengembangan Media Berbasis Emaze Berorientasi Pembelajaran Berdifereansiasi Pada Mapel Pendidikan Pancasila Di SMAN 1 Surakarta
Oleh :
Christian Dwi Anugerah - K6420014 - Fak. KIP
Christian Dwi Anugerah. K6420014. Pembimbing I: Erna Yuliandari, S.H., MA.
Pembimbing II: Wijianto, S.Pd., M.Sc. PENGEMBANGAN MEDIA BERBASIS
EMAZE BERORIENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MAPEL
PENDIDIKAN PANCASILA DI SMAN 1 SURAKARTA (STUDI FASE F ELEMEN
NKRI). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas
Sebelas Maret Surakarta, Juli 2024.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengembangkan media pembelajaran
berbasis emaze di SMA Negeri 1 Surakarta. (2) Mengukur kelayakan produk
pengembangan media pembelajaran berbasis emaze pada pembelajaran PPKn di SMA
Negeri 1 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian RnD (Research and
Development) dengan pendekatan model ASSURE melalui enam tahapan, yaitu (1)
Analyze Leamer Characteristic, (2) State Performance Objective, (3) Select Methods,
Media & Materials, (4) Utilize Materials, (5) Requires Learner Participation, (6)
Evaluate And Revize. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,
angket, dan tes. Uji validitas data kualitatif dengan triangulasi sumber dan metode,
sedangkan data kuantitatif menggunakan uji validasi ahli yaitu validator ahli materi,
dan validator ahli media. Teknik analisis data meliputi analisis kualitatif dari hasil
pengumpulan data dan analisis data kuantitatif dari uji N-Gain. Hasil penelitian
Pengembangan ini yaitu (1) Pengembangan media pembelajaran berbasis emaze
berorientasi pembelajaran berdiferensiasi pada mapel pendidikan Pancasila dilakukan
dengan menggunakan model ASSURE melalui enam tahapan. Tahap pertama Analyze
Learner Characteristic untuk mengetahui karakteristik belajar pada peserta didik
dilakukan dengan angket gaya belajar dan angket karakteristik peserta didik. Tahap
kedua, State Performance Objective atau menyusun tujuan pembelajaran. Tahap ketiga,
Select Methods, Media, & Materials tahapan ini yaitu untuk memilih metode, media,
dan materials atau bahan pembelajaran. Tahap keempat, Utilize Materials, Tahapan ini
merupakan tahapan untuk ujicoba produk. Tahap kelima, yaitu Requires Learner
Participation, pada tahapan ini peserta didik dilibatkan pada pembelajaran dengan cara
diberikan pertanyaan melalui postest. Tahap keenam, Evaluate And Revize. Tahapan ini
dilakukan untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan dari media yang telah
diterapkan. (2) Produk pengembangan media diuji validasi oleh para ahli dengan hasil
validator materi sebesar 100% (sangat layak), dan validator ahli media sebesar 89,47%
(Sangat Layak). Dari hasil validator ahli materi maupun validator media dapat
disimpulkan jika media pembelajaran sangat layak untuk dijadikan sarana atau media
belajar pembelajaran didalam kelas. Setelah produk dinyatakan valid, kemudian
dilakukan uji coba terbatas dan uji lapangan. Dari hasil uji N-Gain di kelas XI.1
didapatkan nilai sebesar 0,652 yang termasuk kategori efektif tingkat sedang.
Kemudian, di kelas XI.2 didapatkan nilai 0,669 yang termasuk kategori efektif tingkat
sedang. Dari hasil uji coba N-Gain uji lapangan maka media pembelajaran berbasis
emaze pada mapel Pendidikan Pancasila masuk dalan kategori efektif sedang.