Setiap proyek konstruksi membutuhkan waktu yang sudah ditargetkan serta manajemen yang baik dan terarah sehingga tujuan akhir dari suatu proyek dapat tercapai dengan baik. Dalam proses pelaksanaannya, proyek konstruksi mempunyai bobot pekerjaan yang besar serta mempunyai banyak tahapan yang berpotensi menimbulkan risiko-risiko yang mungkin dapat menghambat, menyebabkan kerugian atau bahkan dapat menggagalkan tujuan proyek tersebut sehingga diperlukan manajemen risiko untuk mengidentifikasi, menganalisis serta memberi respon terhadap risiko tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi serta menganalisis variabel risiko yang dominan berpengaruh terhadap aspek waktu, biaya, dan mutu pada pelaksanaan proyek ADB-AKSI UPI CWP-02. Metode yang digunakan untuk menganalisis bobot risiko pada penelitian ini adalah Severity Indeks (SI), sedangkan untuk menganalisis level risiko digunakan metode Probability Impact Matriks (PIM) dengan data yang didapatkan dari hasil penyebaran kuisioner kepada pekerja proyek ADB-AKSI UPI CWP-02 dengan kriteria tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya. Dari hasil analisis didapatkan hasil dari 12 variabel risiko proyek dengan variabel risiko yang paling dominan berpengaruh terhadap aspek waktu adalah pengiriman material oleh supplier mengalami keterlambatan dengan risk indeks 0.06 dan rusaknya perlengkapan dan peralatan mesin proyek dengan risk index 0.06. Variabel risiko risiko yang paling dominan berpengaruh terhadap aspek biaya adalah kenaikan harga material dengan risk index 0.06 dan rusaknya perlengkapan dan peralatan mesin proyek dengan risk index 0.06. Variabel risiko risiko yang paling dominan berpengaruh terhadap aspek mutu adalah kualitas material tidak sesuai dengan spesifikasi dengan risk index 0.06.