Tujuan penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh kemampuan
literasi numerasi peserta didik ditinjau dari model pembelajaran dengan model challenge based learning (CBL) dan model
problem based learning (PBL), (2)
mengetahui pengaruh kemampuan literasi numerasi peserta didik ditinjau self efficacy peserta didik, (3)
mengetahui interkasi pengaruh model pembelajaran dan self efficacy peserta didik. Subyek penelitian ini adalah peserta
didik kelas 5A dan 5B SD Negeri Sondakan Surakarta. Penelitian ini merupakan
jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuasi eksperimen. Teknik
pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tes literasi numerasi dan
angket self efficacy. Hasil
penelitian menunjukkan diantaranya
(1) terdapat perbedaan pengaruh literasi numerasi antara peserta didik yang
diajar menggunakan model pembelajaran challenge
based learning dengan peserta didik yang diajar menggunakan model
pembelajaran problem based learning pada
pembelajaran matematika materi data dan statistika yang dapat dilihat
dari hasil rerata
literasi numerasi peserta
didik kelas eksperimen challenge based
learning sebesar 82,28
dan nilai ini lebih baik daripada
peserta didik kelas kontrol problem based
learning sebesar 80,29,(2) terdapat perbedaan pengaruh literasi numerasi
terhadap self efficacy peserta didik
yang memiliki self efficacy tinggi
dengan peserta didik yang memiliki self
efficacy rendah. Hal tersebut
dapat dilihat dari hasil
rerata peserta didik dengan
tingkat self efficacy tinggi
yaitu sebesar 85,50 lebih baik dari hasil rerata peserta didik dengan tingkat self efficacy
rendah yaitu sebesar
77,03, dan (3) terdapat interaksi pengaruh antara model pembelajaran dan self efficacy terhadap literasi numerasi peserta didik.