Abstrak


Pengaruh Kombinasi Polivinilpirolidon dan Manitol Terhadap Evaluasi Fisikokimia Granul Effervescent Infusa Akar Bajakah (Spatholobus littoralis Hassk.) Dan Uji Flavonoid Total


Oleh :
Fandy Farakan - V3721059 - Sekolah Vokasi

Akar bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk.) memiliki kandungan metabolit sekunder flavonoid terbesar dan dikaitkan dalam aktivitas menangkal radikal bebas penyebab kanker pada konsentrasi (IC50) 0,155 ppm. Ekstrak akar bajakah memiliki aroma serta rasa yang tidak menyenangkan sehingga kurang diminati oleh pasien disegala usia. Granul effervescent menjadi jawaban atas sistem penghantaran obat yang dipilih dengan memanfaatkan bahan tambahan untuk mengatasi rasa dan aroma ekstrak yang kurang menyenangkan. Bahan pengikat menentukan ukuran dan sifat alir granul effervescent, maka kombinasi PVP K-30 dan manitol sebagai bahan pengikat perlu dilakukan evaluasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi bahan pengikat terhadap evaluasi fisikokimia serta uji kadar flavonoid total akar bajakah.

Penelitian ini menggunakan metode true experimental laboratorium, meliputi tahapan pembuatan ekstrak kering infusa akar bajakah, penetapan kadar flavonoid total menggunakan spektrofotometri UV-Vis, kombinasi bahan pengikat PVP K-30 dan manitol (50:50; 75:25; 25:75) pada formulasi granul effervescent infusa akar bajakah, serta pengujian sifat fisikokimia granul. Penetapan kadar flavonoid total dianalisis mengunakan spektrofotometri UV-Vis dengan persamaan linear dengan nilai absorbansi. Hasil evaluasi fisikokimia granul dianalisis menggunakan SPSS (Statistical Program for Social Science) versi 26.0 menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan one way ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%.

Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi PVP K-30 dan manitol berpengaruh terhadap ukuran granul. Semakin besar proporsi PVP K-30 dapat meningkatkan kecepatan alir granul dan memperkecil sudut diam. Formula II dengan perbandingan PVP K-30 dan manitol (75:25) merupakan formula terpilih dengan hasil optimum terhadap evaluasi fisikokimia seperti kandungan lembab 3,83%; kecepatan alir 13,73 gram/s, sudut diam 26,80o, waktu dispersi 4,71 menit; dan pH sebesar 6,5.