Nanik Pramuji. K4220061. Pembimbing: Tya
Resta Fitrianan, S.Pd., M.Pd. NILAI KEARIFAN LOKAL UBARAMPE TRADHISI SEPASARAN
BAYI ING DESA PAGUNG KECAMATAN SEMEN KABUPATEN KEDIRI SARTA DIRELEVANSEAKE ING
PASINAON BASA JAWA ING SMP. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Agustus 2024.
Penelitian ini bertujuan untuk (1)
menjelaskan sesaji (ubarampe) tradisi sepasaran bayi di Desa Pagung Kecamatan
Semen Kabupaten Kediri (2) menjelaskan nilai kearifan lokal dalam tradisi
sepasaran bayi di Desa Pagung Kecamatan Semen Kabupaten Kediri (3) menjelaskan
relevansi dari sesaji (ubarampe) tradisi sepasaran bayi di Desa Pagung
Kecamatan Semen Kabupaten Kediri sebagai pembelajaran bahasa Jawa di SMP Negeri
2 Semen. Panelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode deskriptif
kualitatif dengan pendekatan semiotika menurut Roland Barthes. Data penelitian
ini berupa dari hasil wawancara dengan informan yaitu beberapa sesepuh desa.
Penelitian ini juga diambil dari wawancara dengan guru SMP dan siswa. Sumber
data penelitian ini berupa dokumen, informan, dan rangkaian peristiwa tradisi
sepasaran bayi. Teknik pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling.
Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi
teknik. Analisis data dilakukan dengan model Milles dan Huberman. Hasil
penelitian ini yaitu (1) makna yang terkandung didalam sesaji sepasaran bayi
pada proses genduri dan gebyakan. (2) terkandung dalam nilai kearifan lokal
yang ada didalam prosesi genduri dan gebyakan serta sesajinya. (3) tradisi
sepasaran bayi relevan digunakan sebagai materi ajar pembelajaran bahasa Jawa
teks deskriptif kelas VII pada Fase D Elemen Membaca dan Memirsa berupa peserta
didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan
dari berbagai jenis teks deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi
(cerkak/carpan, cerita wayang/topèng ḍhâlâng, geguritan/puisi, pacelathon/ḍhâ-kanḍhâ,
tembang kreasi dan macapat/tembhâng macapat/laghu kreasi) yang beraksara latin
dan /atau Aksara Jawa/carakan Madhurâ, teks visual untuk 11 menemukan makna
yang tersurat dan tersirat.