Hepar
merupakan pusat dari metabolisme obat maupun makanan sehingga rentan terjadinya
kerusakan/hepatotoksik. Obat antituberkulosis menjadi salah satu penyebab
kerusakan hepar. Milkfish oil/minyak
ikan bandeng (Chanos chanos)
mengandung asam lemak omega 3 yang diduga memiliki efek hepatoprotektor. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minyak ikan bandeng terhadap kadar aspartat aminotransferase
pada tikus yang diinduksi isoniazid dan rifampisin.
Minyak
ikan bandeng diperoleh dengan metode wet
rendering. Penelitian ini menggunakan sampel 25 ekor tikus yang terbagi
menjadi 5 kelompok: kelompok normal diberikan aquades, kelompok negatif
diberikan isoniazid+rifampisin 100 mg/KgBB, kelompok positif diberikan
silymarin 50 mg/KgBB, dan dua kelompok perlakuan diberikan minyak ikan bandeng
dengan dosis 100 mg/KgBB dan 300 mg/KgBB selama 28 hari. Pada akhir penelitian
dilakukan pengukuran kadar AST dari serum darah tikus. Data selanjutnya
dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistic
25.
Hasil penelitian menunjukkan kadar aspartat aminotransferase
pada kelompok tikus yang diberikan minyak ikan bandeng 100 mg/KgBB dan 300
mg/KgBB mengalami penurunan yang signifikan. Minyak ikan dengan dosis 300
mg/KgBB mampu menurunkan kadar aspartat
aminotransferase paling tinggi dan berpotensi digunakan sebagai agen
hepatoprotektif.