Abstrak


Pengaruh Pemberian Minyak Ikan Bandeng (Chanos Chanos) terhadap Kadar AST (Aspartat Aminotransferase) pada Tikus yang Diinduksi Isoniazid dan Rifampisin


Oleh :
Listiyana Ika Safitri - V3721033 - Sekolah Vokasi

Hepar merupakan pusat dari metabolisme obat maupun makanan sehingga rentan terjadinya kerusakan/hepatotoksik. Obat antituberkulosis menjadi salah satu penyebab kerusakan hepar. Milkfish oil/minyak ikan bandeng (Chanos chanos) mengandung asam lemak omega 3 yang diduga memiliki efek hepatoprotektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minyak ikan bandeng terhadap kadar aspartat aminotransferase pada tikus yang diinduksi isoniazid dan rifampisin.

Minyak ikan bandeng diperoleh dengan metode wet rendering. Penelitian ini menggunakan sampel 25 ekor tikus yang terbagi menjadi 5 kelompok: kelompok normal diberikan aquades, kelompok negatif diberikan isoniazid+rifampisin 100 mg/KgBB, kelompok positif diberikan silymarin 50 mg/KgBB, dan dua kelompok perlakuan diberikan minyak ikan bandeng dengan dosis 100 mg/KgBB dan 300 mg/KgBB selama 28 hari. Pada akhir penelitian dilakukan pengukuran kadar AST dari serum darah tikus. Data selanjutnya dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistic 25.

Hasil penelitian menunjukkan kadar aspartat aminotransferase pada kelompok tikus yang diberikan minyak ikan bandeng 100 mg/KgBB dan 300 mg/KgBB mengalami penurunan yang signifikan. Minyak ikan dengan dosis 300 mg/KgBB mampu menurunkan kadar aspartat aminotransferase paling tinggi dan berpotensi digunakan sebagai agen hepatoprotektif.