Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh
pemberian doping dengan konsentrasi sebanyak 0%, 5%, dan 10% pada
fotoanoda. Modifikasi fotoanoda dilakukan untuk meningkatkan efisiensi kinerja dari
DSSC. Pemberian doping pada fotoanoda menggunakan nanopartikel perak
(AgNP) dari ekstrak Daun Sambiloto (Andrographis paniculate) yang berperan sebagai bioreductor
melalui metode green synthesis. Nanopartikel perak disisipkan pada TiO2
yang berperan sebagai elektroda kerja. Dye dan elektroda lawan yang
digunakan pada penelitian ini yaitu Ruthenium (Ru) Kompleks N719 dan
Platina (Pt). Fotoanoda dan elektroda lawan dibuat menggunakan metode spin
coating. Pengujian Scanning Electron Microscope (SEM) memperlihatkan
perbedaan morfologi ketika konsentrasi doping berbeda. Pengujian Ultraviolet-Visible
(Uv-Vis) menunjukkan nilai absorbansi dan nilai energi bandgap dimana
pada konsentrasi doping 0%, 5%, dan 10% masing-masing memiliki nilai
energi bandgap sebesar 3,284 eV; 3,271 eV; dan 3,250 eV. Pengujian I-V
Meter menghasilkan nilai efisiensi pada konsentrasi doping 0%, 5%,
dan 10% masing-masing sebesar 0,097%; 0,798%; dan 0,367%.