Penelitian
ini bertujuan untuk mempreparasi dan memodifikasi besi oksida dengan TiO2
dan Karbon/SiO2 sekam padi untuk meningkatkan efektivitas degradasi
terhadap limbah cair metilen biru (MB). Proses sintesis dilakukan dengan metode
ko-presipitasi menggunakan bantuan gelombang mikro. Analisis karakteristik Besi
Oksida/TiO2/Karbon/SiO2 dilakukan menggunakan FTIR, XRD,
VSM, SEM-EDX, UV-DRS,
dan Spektrofotometer UV-Vis. Pola difraktogram
dari XRD menunjukkan adanya puncak pada 21,24˚; 22,59˚; 25,30˚; 33,20˚; dan 35,66⁰
yang merupakan puncak karakteristik utama dari Karbon/SiO2, TiO2,
dan besi oksida. Gambar
SEM menunjukkan bahwa partikel memiliki morfologi sperikal. Analisis menggunakan
VSM menunjukan Besi
Oksida/TiO2/Karbon/SiO2 memiliki sifat superparamagnetik. Hasil
sintesis Besi Oksida/TiO2/Karbon/SiO2 diaplikasikan pada fotodegradasi zat warna MB. Persentase
efisiensi pada optimasi adsorpsi mencapai 19,1?ngan perlakuan dalam gelap
selama 30 menit, degradasi metilen biru mencapai 28,6%, serta reusabilitas
pertama, kedua, dan ketiga berturut-turut mencapai 25,7%, 16,5%, dan 16,5%,
dimana pada saat degradasi metilen biru dan uji reusabilitasnya dilakukan perlakuan
dalam gelap selama 30 menit dan penyinaran di bawah lampu merkuri selama 60
menit. Penggunaan fotokatalis FTCS untuk mendegradasi MB dapat mencapai efisiensi
degradasi hingga 71,8?ngan pengadukan pada proses adsorpsi.