Abstrak


Inovasi Penambahan Tepung Ubi Ungu (Ipomea Batatas L.) terhadap Karakteristik Produk Jelly


Oleh :
Hanifah Eka Cahyani - V4021015 - Sekolah Vokasi

Jelly merupakan makanan penutup berkenampakan transparan dengan berbagai macam rasa yang menarik, bertekstur kenyal, beraroma khas asli bahan yang digunakan dengan bentuk khasnya sesuai dengan kemasan. Pada umumnya, pewarna yang digunakan pada produk jelly dipasaran adalah pewarna sintetik yang dapat memicu kanker. Ubi ungu dapat digunakan sebagai pewarna alami, karena mengandung tinggi antosianin (pigmen alami), sehingga dapat digunakan dalam produk jelly. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan produk jelly, mengetahui karakteristik sensoris, karakteristik kimia dengan variasi konsentrasi tepung ubi ungu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi tepung ubi ungu. Pengujian dilakukan pada 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Proses pembuatan jelly meliputi penimbangan bahan, pelarutan dan penyaringan, pencampuran, pemasakan, pencetakan dan pendinginan. Jelly dengan penambahan 15 gr tepung ubi ungu memiliki karakteristik sensoris yang baik (paling disukai) dan memiliki karakteristik kimia tertinggi yang menunjukkan terdapat aktivitas antosianin sebesar 10,57%, kadar antioksidan sebesar 9,22%, dan kadar vitamin C sebesar 4,1067%. Berdasarkan perhitungan analisis ekonomi mengenai kelayakan usaha produksi jelly yaitu BEP, POT, ROI, dan B/C Ratio didapatkan hasil bahwa usaha produksi jelly tepung ubi ungu menguntungkan sehingga layak untuk dijadikan usaha. Penambahan tepung ubi ungu dapat menjadikan inovasi pada produk jelly guna mengganti pewarna sintetik dengan kandungan gizi yang tinggi.