Abstrak


Membangun Kesadaran Lingkungan Masyarakat dalam Mengantisipasi Pencemaran Sungai Limbah Industri Tahu di Kampung Teguhan Kecamatan Sragen Kabupaten Sragen


Oleh :
Nadya Hutami Fitri Ardhani - K6420051 - Fak. KIP

Nadya Hutami Fitri Ardhani. K6420051. Pembimbing I: Dr. Dewi Gunawati, S.H., M.Hum. Pembimbing II: Raharjo, S.Pd., M.Sc. MEMBANGUN KESADARAN LINGKUNGAN MASYARAKAT DALAM MENGANTISIPASI PENCEMARAN SUNGAI LIMBAH INDUSTRI TAHU DI KAMPUNG TEGUHAN KECAMATAN SRAGEN KABUPATEN SRAGEN. Skripsi: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2024.

            Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis upaya membangun kesadaran lingkungan masyarakat dalam mengantisipasi pencemaran sungai limbah industri tahu di Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen; (2) menganalisis kendala dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat dalam mengantisipasi pencemaran sungai limbah industri tahu di Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan eksplorasi ke lapangan. Teknik pengambilan sampel menggunakan porposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik uji validitas data dilaksanakan melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman dengan cara analisis interaktif yang meliputi: (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penyusunan laporan penelitian. Hasil dari penelitian ini meliputi: (1) membangun kesadaran lingkungan diperlukan untuk menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan dalam mengantisipasi pencemaran sungai dampak limbah industri tahu. Upaya membangun kesadaran lingkungan masyarakat melalui pembinaan dan sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Sragen merupakan pendekatan dari bawah (top-down) yang diwujudkan melalui bimbingan teknis operasional instalasi air limbah, bimbingan teknis produksi air bersih dan diklat pengelolaan limbah industri. (2) Kendala yang dihadapi dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat meliputi: a) program yang dilakukan oleh pemerintah belum efektif; b) sarana dan prasarana yang belum mendukung karena ketersediaan dana dan infrastruktur yang mendukung tindakan pengelolaan limbah masih kurang; c) metode dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat yang digunakan kurang optimal karena dipengaruhi oleh proses upaya termasuk pendekatan yang salah dan kurangnya partisipasi aktif masyarakat secara langsung.